Polda Lampung Imbau Warga Tak Anarkis Pasca Penusukan di Bendungan Albaret

Kamis, 22 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung (Rilis Publik) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri menyusul insiden penusukan yang menyebabkan seorang pemuda bernama AM (20) meninggal di Bendungan Albaret, Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan mengajak masyarakat menyerahkan penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

“Kami paham rasa duka dan kemarahan keluarga korban, tetapi kami mengimbau semua pihak untuk tidak memperkeruh situasi dan tidak melakukan tindakan balas dendam,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Ia menambahkan bahwa tindakan main hakim sendiri hanya akan memperburuk keadaan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial yang lebih besar.

“Kami juga minta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menyesatkan dan menimbulkan keresahan,” kata Yuyun.

Dari hasil penyelidikan, peristiwa itu diduga dipicu oleh kecemburuan korban terhadap pelaku berinisial VO (17), yang kerap mengganggu pacar korban, berinisial AR, yang satu sekolah dengan pelaku di SMK Negeri 1.

Merasa tak terima, korban mengajak pelaku bertemu di Bendungan Albaret untuk berbicara. Korban datang ke lokasi bersama tiga temannya.

Pelaku VO datang bersama tujuh rekannya. Setelah berbincang sebentar, korban dan pelaku berpindah ke belakang mushola yang berada di dekat lokasi.

Tak lama kemudian, VO melarikan diri ke arah semak-semak, sementara korban AM berjalan ke depan mushola sambil berteriak minta tolong dalam kondisi berlumuran darah akibat enam luka tusukan di tubuhnya.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit MHC Mesuji oleh rekan-rekannya, namun nyawanya tak tertolong. Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Margo Rahayu untuk dimakamkan.

Kombes Yuyun menyebutkan, Polres Mesuji dan Polsek Simpang Pematang telah membentuk tim khusus untuk mengejar pelaku yang kini masih buron.

Barang bukti yang diamankan di antaranya jaket merah, kaos putih, celana pendek milik korban, serta sepeda motor Honda CRF milik pelaku yang tertinggal di lokasi.

Sementara itu, situasi sempat memanas setelah keluarga korban mendatangi tempat kos rekan pelaku dengan membawa senjata tajam. Polisi yang tiba di lokasi segera menenangkan situasi dan membubarkan kerumunan warga.

Petugas juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta terus melakukan pendekatan terhadap pihak keluarga pelaku agar yang bersangkutan segera menyerahkan diri. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju
Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka
Pemprov Lampung Pastikan Keamanan Data Satelit Lampung-I Diawasi BRIN
Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Hadapi Era Digital dan AI
Pemrov Lampung Ajak Karang Taruna Bersinergi Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI
Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang
Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:21

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:14

Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:19

Pemprov Lampung Pastikan Keamanan Data Satelit Lampung-I Diawasi BRIN

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:12

Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Hadapi Era Digital dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:44

Pemrov Lampung Ajak Karang Taruna Bersinergi Jadi Motor Penggerak Pembangunan

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:21