BANDARLAMPUNG, Rilis Publik – Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memberantas aksi premanisme yang menghambat iklim investasi di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikan saat membuka penyuluhan hukum tentang tindak pidana premanisme pada Kamis, 26 Juni 2025.
*Pemicu Penarikan Investasi*
Kapolda menyebutkan bahwa banyak pelaku usaha dan investor menarik diri karena maraknya praktik pemerasan, ancaman, dan gangguan ketertiban umum. Untuk itu, Polda Lampung telah menggelar Operasi Pekat Krakatau yang berhasil mengungkap 234 kasus tindak pidana dan mengamankan 399 pelaku.
*Kerja Sama Lintas Sektor*
Irjen Pol Helmy Santika menekankan bahwa upaya penanggulangan premanisme tidak hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga perlu pendekatan preventif dan kerja sama lintas sektor. Kapolda mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung iklim usaha yang sehat di Lampung.











