Bandar Lampung, RilisPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai melakukan sosialisasi kepada warga yang diperkirakan terdampak pelebaran jalan di jalur wisata perbatasan Bandar Lampung dan Pesawaran.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, mengatakan bahwa di wilayah Kota Bandar Lampung, pelebaran jalan mencakup Kecamatan Teluk Betung Timur, tepatnya di Kelurahan Sukamaju dan Way Tataan.
“Sekitar 400 rumah warga diperkirakan akan terdampak dari proyek pelebaran dengan panjang ruas mencapai 3,5 kilometer,” jelas Wilson, Selasa (01/10/2025).
Meski demikian, ia menyebut warga yang hadir dalam sosialisasi sepakat mendukung program pelebaran jalan tersebut.
Wilson menegaskan, secara teknis proyek ini merupakan kewenangan Pemprov Lampung. Namun, Pemkot memastikan manfaat besar bisa dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jalur wisata saat libur panjang maupun pergantian tahun.
“Mudah-mudahan dengan adanya pelebaran jalan ini, arus lalu lintas lebih lancar. Pengunjung dari luar daerah akan berdatangan, dan tentu akan tumbuh ekonomi baru di mana UMKM bisa berjalan,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana melakukan pelebaran jalan di jalur wisata yang menghubungkan Kota Bandar Lampung hingga Kabupaten Pesawaran.
Proyek tersebut akan membentang sepanjang 60 kilometer dari pertigaan pom bensin Sukamaju hingga Pantai Mutun, dengan penambahan enam meter di sisi kanan dan kiri jalan.









