Lampung Utara, Rilis Publik – Dugaan praktik tidak terpuji kembali mencuat di dunia pendidikan. Seorang oknum kepala sekolah SDN 01 iso Rejo diduga kuat sengaja membiarkan kondisi bangunan sekolah terus memburuk dengan harapan mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah.
Informasi yang dihimpun awak media di lapangan menyebutkan bahwa sejumlah ruang belajar tampak rusak dan tidak layak pakai, namun tidak ada upaya perbaikan maupun pemeliharaan dari pihak sekolah. Saat dikonfirmasi, oknum kepala sekolah tersebut justru memberikan pernyataan yang dianggap tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pemimpin lembaga pendidikan.
“Biar saja, kalau mau bobrok ya bobrok. Saya sebentar lagi juga mau pensiun,” ujarnya dengan nada santai saat ditanya mengenai kondisi bangunan sekolah.
Pernyataan tersebut memicu sorotan tajam dari masyarakat serta pemerhati pendidikan, karena dinilai menunjukkan sikap abai dan tidak memiliki komitmen terhadap keselamatan serta kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
Sumber internal sekolah menduga bahwa pembiaran kerusakan bangunan dilakukan agar terlihat lebih parah sehingga sekolah mendapatkan prioritas bantuan pembangunan dari pemerintah. Jika benar, tindakan itu berpotensi melanggar prinsip integritas dan transparansi pengelolaan pendidikan.
awak Media mendesak dinas pendidikan turun langsung untuk melakukan pemeriksaan.
“Ini bukan soal bantuan atau tidak, ini soal keselamatan anak-anak. Jangan sampai ada korban karena bangunan dibiarkan rusak,” ungkap salah satu tiem awak media
Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media akan terus melakukan pemantauan dan mencoba meminta klarifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah dan pengawas distrik.
KAPERWIL (Dailami)










