Ahmad Supriyanto Soroti Percepatan Pembangunan Bojonegoro Jangan Sampai Gagal Bayar

- Editor

Senin, 1 Desember 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro, RilisPublik – Menjelang tutup tahun anggaran, penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bojonegoro kembali memasuki fase paling sibuk dan menggebu-gebu. Hampir di semua lini, aktivitas pembangunan digenjot seolah mengejar detik terakhir—dari proyek fisik hingga serapan anggaran yang didorong agar mendekati target. Aroma kerja cepat terasa di banyak titik, namun di balik dinamika itu terselip tanda tanya besar: apakah percepatan ini benar-benar terukur, atau justru berpotensi menciptakan persoalan baru di penghujung tahun?

Di tengah kencangnya ritme pembangunan jelang tutup tahun, Ahmad Supriyanto—Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD  Selain menegaskan komitmennya mendukung pemerintahan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, ia juga memberikan catatan khusus kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bahwa derasnya percepatan kegiatan di berbagai sektor harus diimbangi dengan kewaspadaan tinggi agar tidak memicu potensi gagal bayar pada akhir tahun anggaran 2025.

Supriyanto mengingatkan Pemkab agar tidak terjebak pada euforia percepatan semata. Menurutnya, banyaknya paket pekerjaan yang dipacu secara simultan dapat menimbulkan beban keuangan berlebih jika progres fisik tak sejalan dengan kesiapan administrasi dan pencairan anggaran.

Dalam konteks itu, ia merefleksikan kembali target besar yang telah dicanangkan Pemkab: realisasi APBD 2025 sebesar 84 persen, atau sekitar Rp6,5 triliun dari total anggaran Rp7,8 triliun. Target tersebut patut diapresiasi, namun tetap memerlukan eksekusi yang presisi dan pengendalian kualitas yang ketat.

“Realisasi tinggi tidak boleh dibayar dengan menurunnya kualitas pekerjaan. Bojonegoro harus terhindar dari sisa bayar, proyek bermasalah, dan pekerjaan asal jadi. Anggaran publik harus memberikan manfaat nyata, bukan sekadar memenuhi angka laporan,” tegasnya.

Supriyanto menambahkan bahwa Banggar DPRD akan terus mengawal proses ini, memastikan setiap OPD menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa dukungan politik terhadap pemerintah hanya bermakna bila disertai kontrol kuat dan kritik yang membangun.

Dengan sorotan tajam dari legislatif, publik kini menaruh harapan agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tidak hanya mengejar serapan, tetapi juga merawat kualitas dan kehati-hatian pada detik-detik krusial menjelang akhir tahun anggaran.

[Red/Ghozali]

Berita Terkait

Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan
DPP GANMN Apresiasi Polda Lampung Berhasil Ungkap Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
Satresnarkoba Polres Lahat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika
Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Dua Pelaku Ditetapkan Tersangka
wisata Air Terjun Bedegung Jadi Magnet Libur Lebaran, Pengunjung Mulai Ramai di H+2
STOP PERS | Hendra Adi Wijaya – Lampung Utara
Upacara Peringatan HUT Ke-45 PT Bukit Asam (Persero) Tbk Tahun 2026 Berlangsung Khidmat di Tanjung Enim
Pengajian Akbar IGTKI-PGRI Provinsi Lampung Digelar 4 Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:39 WIB

Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

Minggu, 12 April 2026 - 22:35 WIB

DPP GANMN Apresiasi Polda Lampung Berhasil Ungkap Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Jumat, 10 April 2026 - 15:57 WIB

Satresnarkoba Polres Lahat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika

Kamis, 9 April 2026 - 17:56 WIB

Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, Dua Pelaku Ditetapkan Tersangka

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:59 WIB

wisata Air Terjun Bedegung Jadi Magnet Libur Lebaran, Pengunjung Mulai Ramai di H+2

Berita Terbaru