Alergi Terhadap Media? Ada Apa dengan SMK Yasfika Kalirejo?

Selasa, 5 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, Rilis Publik – Sikap tertutup kembali ditunjukkan oleh pihak SMK Yasfika Kalirejo, Lampung Tengah. Saat awak media hendak melakukan peliputan kegiatan perpisahan siswa di lingkungan sekolah tersebut, justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan berupa pelarangan masuk ke area sekolah.

Ironisnya, kegiatan yang berlangsung tampak meriah dan terbuka, namun akses informasi justru ditutup rapat. Awak media yang datang dengan tujuan menjalankan fungsi kontrol sosial malah dihadang dan diminta meninggalkan lokasi dengan alasan tidak mendapat izin dari kepala sekolah.

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan, setidaknya sudah dua kali awak media mengalami pengusiran saat mencoba melakukan peliputan di sekolah tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar, ada apa sebenarnya dengan SMK Yasfika Kalirejo?

Sikap anti transparansi seperti ini jelas bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik. Sekolah sebagai institusi pendidikan seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung nilai-nilai demokrasi dan keterbukaan, bukan justru menunjukkan sikap eksklusif dan tertutup terhadap publik, termasuk media.

Penolakan terhadap media juga berpotensi menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. Apalagi kegiatan yang berlangsung adalah acara perpisahan siswa, yang secara umum bukanlah kegiatan tertutup atau bersifat rahasia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepala sekolah terkait alasan pelarangan tersebut. Sikap bungkam ini semakin memperkuat kesan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi dari publik.

Media sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, tindakan menghalangi kerja jurnalistik patut dipertanyakan dan menjadi perhatian pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan setempat.

Publik kini menunggu klarifikasi. Apakah ini sekadar miskomunikasi, atau memang ada budaya anti kritik yang tumbuh di lingkungan sekolah tersebut?
(Amin Ma’ruf)

Berita Terkait

Rakor LSM Laskar NKRI DPC Purbolinggo, Perkuat Soliditas dan Komitmen Mengawal Kepentingan Masyarakat
Dari Sinte Sampai Judol, Munir Abdul Haris: Sendang Agung Darurat Narkoba
SMAN 1 Pesisir Selatan Perkuat Tata Kelola Dana BOS, Seiring Peningkatan Prestasi Peserta Didik
Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka
Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara
Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo
Polres Lampung Utara Ikuti Sosialisasi Aplikasi Pendataan Bantuan Sosial, Bhabinkamtibmas Jadi Agen Pendataan
FOKAL IMM Lampung Utara Akan Dilantik, Rangkaian Acara Dirangkai Peluncuran Buku Kepemimpinan AMM

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:27

Rakor LSM Laskar NKRI DPC Purbolinggo, Perkuat Soliditas dan Komitmen Mengawal Kepentingan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:41

Dari Sinte Sampai Judol, Munir Abdul Haris: Sendang Agung Darurat Narkoba

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:19

Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya, Polres Lampung Utara Tetapkan Dua Tersangka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:18

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satu Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37

Jelang Pilkakon Sukorejo, Kapolsek Pardasuka kunjungi Sekertariat Panitia pilkakon Sukorejo

Berita Terbaru