Alergi Terhadap Media? Ada Apa dengan SMK Yasfika Kalirejo?

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, Rilis Publik – Sikap tertutup kembali ditunjukkan oleh pihak SMK Yasfika Kalirejo, Lampung Tengah. Saat awak media hendak melakukan peliputan kegiatan perpisahan siswa di lingkungan sekolah tersebut, justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan berupa pelarangan masuk ke area sekolah.

Ironisnya, kegiatan yang berlangsung tampak meriah dan terbuka, namun akses informasi justru ditutup rapat. Awak media yang datang dengan tujuan menjalankan fungsi kontrol sosial malah dihadang dan diminta meninggalkan lokasi dengan alasan tidak mendapat izin dari kepala sekolah.

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan, setidaknya sudah dua kali awak media mengalami pengusiran saat mencoba melakukan peliputan di sekolah tersebut. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar, ada apa sebenarnya dengan SMK Yasfika Kalirejo?

Sikap anti transparansi seperti ini jelas bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik. Sekolah sebagai institusi pendidikan seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung nilai-nilai demokrasi dan keterbukaan, bukan justru menunjukkan sikap eksklusif dan tertutup terhadap publik, termasuk media.

Penolakan terhadap media juga berpotensi menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. Apalagi kegiatan yang berlangsung adalah acara perpisahan siswa, yang secara umum bukanlah kegiatan tertutup atau bersifat rahasia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepala sekolah terkait alasan pelarangan tersebut. Sikap bungkam ini semakin memperkuat kesan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi dari publik.

Media sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, tindakan menghalangi kerja jurnalistik patut dipertanyakan dan menjadi perhatian pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan setempat.

Publik kini menunggu klarifikasi. Apakah ini sekadar miskomunikasi, atau memang ada budaya anti kritik yang tumbuh di lingkungan sekolah tersebut?
(Amin Ma’ruf)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem
Pengajuan Dana Desa Lampung Utara: 232 Desa Sudah Ajukan, Batas 15 Juni 2026
Pemkab Lampung Utara Hadiri Pelantikan Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Terlibat Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan Polres Lampung Utara
Dirkab LBH Awalindo Respon Polemik Kasus Penganiayaan Soal Uang 60 Juta
Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Curanmor Diamankan
Dua Pejabat Bawaslu Tulang Bawang Ditetapkan Tersangka Korupsi, Negara Rugi Rp814 Juta

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:06 WIB

Polisi Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pengajuan Dana Desa Lampung Utara: 232 Desa Sudah Ajukan, Batas 15 Juni 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Lampung Utara Hadiri Pelantikan Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:36 WIB

Terlibat Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan Polres Lampung Utara

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Polisi Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:06 WIB

Daerah

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Daerah | Lampung

Terlibat Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan Polres Lampung Utara

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:36 WIB