Bupati Nanda Apresiasi Gerakan KOPRI PB PMII 

Senin, 1 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Rilis Publik – Kegiatan edukasi lingkungan yang digagas oleh Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir mendapat respon positif dari Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E.,M.M. Langkah baik ini tertuang dalam gelaran KOPRI Eco Movement 2025 dengan melakukan penanaman 5.000 Mangrove dan Talkshow Lingkungan yang dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku Nyi Nyi, Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (29/11/2025).

 

Bupati Nanda Indira hadir secara langsung didampingi Kadis Kominfotiksan Jayadi Yasa, Kadis Perikanan Zainal Arifin, Plt. Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Plt. Kadis Perkebunan dan Peternakan Arief Budiman serta Camat Teluk Pandan Salpani.

 

Dalam laporannya, Kepala Bidang Lingkungan Hidup KOPRI PB PMII Siti Maisyaroh, menjelaskan bahwa KOPRI Eco Movement 2025 merupakan rangkaian kegiatan nasional bertepatan dengan Harlah KOPRI ke-58 serta bagian dari program small grants for Forestry and Other Land Use (FOLU) and biodiversity. Agenda ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga penguatan edukasi lingkungan melalui talkshow.

 

Lewat kegiatan ini, ia menegaskan bahwa sudah saatnya perempuan kini tidak hanya berada di kursi penonton, tetapi berdiri di garis depan sebagai penggerak kesadaran masyarakat. “Isu lingkungan adalah isu masa depan dan perempuan memegang peranan penting di dalamnya,” ujarnya.

 

Ia menyampaikan bahwa kegiatan di Pesawaran hari ini merupakan titik kedua setelah kick off di Mojokerto, Jawa Timur. Selanjutnya, aksi serupa akan dilanjutkan pada 17 Desember 2025 di Bogor, Jawa Barat bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan perwakilan KOPRI dari seluruh Indonesia.

 

Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan apresiasi kepada PB PMII, KOPRI, serta seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan bersama.

 

“Hal kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar bagi masa depan. Penanaman mangrove ini adalah investasi ekologis untuk keberlanjutan lingkungan dan masa depan anak cucu kita,” seru Bupati.

 

Bupati menyebut bahwa kawasan mangrove memiliki peran penting dalam keseimbangan ekosistem, sebab jika jumlahnya berkurang, yang hilang bukan hanya pohon, tetapi juga pelindung pantai, tempat hidup biota laut, dan keseimbangan ekosistem pesisir.

 

Bupati berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan lanjutan yang lebih masif, berkelanjutan, dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

 

“Saya mengapresiasi langkah KOPRI sebagai organisasi perempuan yang mampu menginisiasi gerakan nyata, bukan hanya diskusi. Spirit ini patut dicontoh. Lingkungan membutuhkan aksi, bukan hanya wacana,” tambahnya.

 

Kabid Pengelolaan DAS Dishut Provinsi Lampung, Awal Budiantoro, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi menyambut baik gerakan ini.

 

Dirinya menyampaikan bahwa kehadiran Mangrove bukan sekadar pohon iconik pesisir, melainkan benteng alami yang menahan abrasi, meredam gelombang, mengurangi risiko banjir rob, dan menjaga stabilitas garis pantai.

 

“Di tengah meningkatnya bencana hidrometeorologi beberapa waktu terakhir, penanaman mangrove adalah langkah strategis,” ungkapnya.

 

Kegiatan ditutup dengan penanaman mangrove secara simbolik oleh Bupati, dokumentasi, serta talkshow lingkungan dengan menghadirkan Ketua Fatayat NU Lampung Wirdayati sebagai narasumber.

 

Talkshow lingkungan ini digelar untuk

membuka ruang bagi perempuan dan anak muda agar bisa berperan aktif mengambil langkah-langkah positif terkait isu lingkungan. (*)

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:48