Dugaan Mark Up Menggunung, Kepala Sekolah SMPN 3 Bunga Mayang ‘Ngumpet’

- Editor

Senin, 1 Desember 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, Rilis Publik – Aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke SMP Negeri 3 Bunga Mayang mencapai Rp 545.200.000 dalam tiga tahap pencairan (2024–2025). Nominal yang tidak kecil, namun kondisi sekolah di lapangan tampak jauh dari kata layak.

Ironisnya, anggaran honor dan pemeliharaan sarpras yang begitu besar tidak tercermin pada kondisi fisik sekolah yang lusuh bak gedung tak terurus. Di tengah sorotan publik, kepala sekolah justru memilih bungkam.

RINCIAN DANA BOS SMPN 3 BUNGA MAYANG

Tahap I Tahun 2024

πŸ“… 19 Januari 2024
πŸ’° Rp 174.580.000 (301 siswa)
β–ͺ Honor: Rp 57.366.000
β–ͺ Pemeliharaan: Rp 14.918.000

Tahap II Tahun 2024

πŸ“… 12 Agustus 2024
πŸ’° Rp 174.580.000 (301 siswa)
β–ͺ Honor: Rp 77.238.000
β–ͺ Pemeliharaan: Rp 54.647.000

Tahap I Tahun 2025

πŸ“… 22 Januari 2025
πŸ’° Rp 196.040.000 (338 siswa)
β–ͺ Honor: Rp 77.904.000
β–ͺ Pemeliharaan: Rp 49.226.000

TOTAL

πŸ’° Rp 545.200.000
🧾 Total honor: ± Rp 212.508.000
🧾 Total pemeliharaan: ± Rp 118.791.000

Dana Pemeliharaan Besar, Tapi Sekolah Seperti Tak Pernah Dirawat

Hasil pantauan awak media menunjukkan kondisi yang jauh dari kata layak:

Cat dinding mengelupas dan kusam

Plafon berlubang, jebol, bahkan nyaris roboh

Ventilasi dan jendela ditutup bambu seadanya

Jika dana pemeliharaan mencapai ratusan juta, publik layak mempertanyakan:
“Dipelihara bagian mana?”

 

🧾 Data Honor Membingungkan Bilang 19 Honorer, Bendahara Ngaku 16

Informasi awal dari salah satu tenaga TU menyebutkan ada 19 honorer.
Namun, bendahara BOS memberikan angka berbeda:

> β€œJumlah honorer 16 orang dengan gaji Rp 25.000 per jam. Untuk TU, gajinya Rp 500 ribu per bulan,” ungkap Bendahara BOS.

 

Perbedaan data ini semakin memperkuat dugaan:

❗ Ada mark-up jumlah honorer

❗ Ada pembengkakan jam kerja

❗ Ada dugaan laporan disulap agar terlihat wajar

Padahal angka honor dalam laporan BOS mencapai lebih dari Rp 212 juta.
Jika benar hanya 16 honorer, besaran anggaran tersebut terasa sangat janggal.

🀐 Kepala Sekolah Diduga Menghindar, Pilih Bungkam

SMPN 3 Bunga Mayang dipimpin Supriyono dengan jumlah siswa 334 dan akreditasi B.

Namun saat dikonfirmasi:

πŸ“± Nomor WhatsApp 0823-71xx-xx91 tidak merespons
πŸ“ž Tidak ada jawaban, tidak ada klarifikasi
πŸ“Œ Tidak ada transparansi

Padahal, seorang kepala sekolah semestinya membuka diri, bukan menghilang ketika publik menuntut penjelasan.

Sikap tertutup ini makin mempertebal dugaan adanya praktik tidak wajar dalam pengelolaan dana BOS.

⚠ Dinas Pendidikan & Inspektorat Harus Turun Tangan!

Rilis Publik mendesak:

Audit investigatif menyeluruh

Pemeriksaan laporan BOS tahap demi tahap

Penelusuran potensi kerugian negara

Pemberian sanksi tegas bila terbukti ada penyimpangan

Dana BOS adalah hak siswa, bukan celengan pribadi atau bancakan anggaran.
Praktik semacam ini, jika dibiarkan, akan merusak integritas dunia pendidikan.

Gabungan tiem KAPERWIL (DAILAMI) & media investigasi

Berita Terkait

Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Keluhkan Dugaan Permainan Oknum BPN Lamsel
Dugaan Permainan Oknum Mencuat, Sertifikat Warga Natar Mandek Meski SPS Lunas
Kecam Keras Narasi Pemakzulan, Novianti: Jangan Rusak Demokrasi dengan Provokasi
Lunas Bayar SPS, Sertifikat Tertahan di Labirin Birokrasi: Menanti Kepastian Hukum di Tengah Dugaan Permainan Oknum BPN
Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
Wujud Pelayanan Prima, Satlantas Polres Lampung Utara Laksanakan Pam Rawan Pagi
Mantap! Lampung Segera Punya PLTSa
Warga Was-Was Dan Ketakutan, Bandarlampung β€˜Dikepung’ Banjir

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 01:39 WIB

Sertifikat Tak Kunjung Terbit, Warga Keluhkan Dugaan Permainan Oknum BPN Lamsel

Rabu, 15 April 2026 - 22:03 WIB

Dugaan Permainan Oknum Mencuat, Sertifikat Warga Natar Mandek Meski SPS Lunas

Rabu, 15 April 2026 - 18:35 WIB

Kecam Keras Narasi Pemakzulan, Novianti: Jangan Rusak Demokrasi dengan Provokasi

Rabu, 15 April 2026 - 14:45 WIB

Lunas Bayar SPS, Sertifikat Tertahan di Labirin Birokrasi: Menanti Kepastian Hukum di Tengah Dugaan Permainan Oknum BPN

Rabu, 15 April 2026 - 13:18 WIB

Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

Berita Terbaru