IMF Soroti Dugaan AW Hostel Terima Check-in Pelajar Berseragam, Desak Wali Kota Bandar Lampung Bertindak Tegas

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Rilis Publik — Ketua Umum Integrity Media Forum (IMF), Indra Segalo Galo, dengan tegas menyoroti dugaan pelanggaran serius yang melibatkan AW Hostel di Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.

IMF menilai keberadaan hostel yang diduga menerima check-in anak berseragam sekolah bersama lawan jenis saat jam belajar merupakan persoalan yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dianggap sepele.
“Ini bukan persoalan kecil. Ini menyangkut perlindungan anak, masa depan pendidikan, serta moralitas generasi muda di Kota Bandar Lampung,” tegas Indra.

Menurut Indra, yang menjadi pertanyaan besar publik adalah mengapa hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan tegas dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, meskipun sudah terdapat bukti foto, laporan warga, serta kunjungan lapangan dari pihak terkait seperti Lurah, Satpol PP, dan DPMPTSP.

IMF menilai kondisi tersebut memperkuat dugaan lemahnya pengawasan bahkan mengarah pada indikasi pembiaran oleh instansi terkait.
“Situasi ini memunculkan paradigma publik bahwa ada ‘bungkam berjamaah’ dalam kasus ini. Publik bertanya, mengapa sudah turun lapangan tetapi belum ada hasil yang jelas dan transparan?” ujarnya.

IMF pun mendesak Wali Kota Bandar Lampung agar segera memerintahkan aparat penegak Perda dan dinas terkait untuk menegakkan aturan secara tegas.

Indra menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran dalam operasional maupun prosedur penerimaan tamu, maka AW Hostel harus diberikan sanksi berat hingga penutupan sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, IMF juga mengingatkan bahwa Kota Bandar Lampung sedang menghadapi persoalan sosial yang serius, termasuk tingginya angka kasus HIV, sehingga pemerintah harus lebih peka terhadap tempat-tempat yang berpotensi menjadi ruang pergaulan bebas bagi pelajar.
“Jangan sampai Bandar Lampung yang hari ini menghadapi persoalan sosial justru membiarkan tempat-tempat yang berpotensi memfasilitasi penyimpangan remaja tanpa tindakan tegas,” tambahnya.

IMF menegaskan pihaknya berdiri bersama masyarakat dan dunia pendidikan untuk memastikan anak-anak di Kota Bandar Lampung mendapatkan perlindungan maksimal.
“Bandar Lampung butuh tindakan nyata, bukan sekadar kunjungan lapangan tanpa hasil,” tutup Indra.

Berita Terkait

Kecam Keras Narasi Pemakzulan, Novianti: Jangan Rusak Demokrasi dengan Provokasi
Polres, Lapas, dan Rutan Kotabumi Kompak Berantas Peredaran Narkoba
Mantap! Lampung Segera Punya PLTSa
Warga Was-Was Dan Ketakutan, Bandarlampung ‘Dikepung’ Banjir
Kadisdikbud Thomas Amirico Lantik 51 Kepala Sekolah SMA/SMK se-Provinsi Lampung
Didampingi Wamenkes dan Wamendagri, Bunda Eva: Bandarlampung Siap Jadi Kota Percontohan Atasi Tuberkulosis
Ketua Umum IMF Apresiasi Langkah Polsek Sukarame, Namun Sayangkan Pemberitaan IMF Disebut Tidak Benar
Dapur MBG Lampung Utara Bermasalah, Mat Soleh Diduga Ambil Kebijakan di Luar Tupoksi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:35 WIB

Kecam Keras Narasi Pemakzulan, Novianti: Jangan Rusak Demokrasi dengan Provokasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:29 WIB

Polres, Lapas, dan Rutan Kotabumi Kompak Berantas Peredaran Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 08:08 WIB

Mantap! Lampung Segera Punya PLTSa

Rabu, 15 April 2026 - 08:05 WIB

Warga Was-Was Dan Ketakutan, Bandarlampung ‘Dikepung’ Banjir

Selasa, 14 April 2026 - 19:06 WIB

Kadisdikbud Thomas Amirico Lantik 51 Kepala Sekolah SMA/SMK se-Provinsi Lampung

Berita Terbaru