KKN-TK UNIGORO Kelompok 21 Matangkan Pelatihan Pembuatan Agen Hayati Lewat Rapat Konsolidasi di Warung Jogja Ngampel

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro –Rilispublik | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 21 terus mempersiapkan pelaksanaan program kerja unggulan berupa Pelatihan dan Pembuatan Agen Hayati bagi masyarakat Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro. Sebagai bentuk pemantapan teknis dan pembagian tugas, seluruh anggota kelompok menggelar rapat konsolidasi yang berlangsung di Warung Joglo, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, sebelum pelaksanaan kegiatan pada Sabtu (25/7/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian pelatihan berjalan efektif, mulai dari kesiapan materi, pembagian tanggung jawab setiap anggota, koordinasi dengan narasumber dan tuan rumah, hingga kesiapan sarana pendukung. Program pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan praktis kepada petani mengenai pembuatan agen hayati sebagai solusi pertanian yang lebih ramah lingkungan, hemat biaya, dan berkelanjutan.

Ketua Kelompok 21 KKN-TK UNIGORO bidang pertanian, Muhadi, mengatakan bahwa rapat konsolidasi merupakan bagian penting dalam menyukseskan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, koordinasi yang matang akan menjadi kunci keberhasilan kegiatan di lapangan.

“Melalui rapat konsolidasi ini kami menyamakan persepsi, membagi tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, sekaligus memastikan seluruh kebutuhan kegiatan telah dipersiapkan dengan baik. Kami ingin pelatihan pembuatan agen hayati benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani Desa Kalirejo dan dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ujar Muhadi.

Ia menambahkan, pelatihan agen hayati dipilih karena sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian yang lebih sehat dan berwawasan lingkungan. Selain memberikan edukasi mengenai proses pembuatannya, peserta juga akan diajak memahami manfaat penggunaan agen hayati dalam meningkatkan kesuburan tanah serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia.

Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 09.00 WIB di Rumah Paeran, Ketua Gapoktan Sumber Tani, Desa Kalirejo. Mahasiswa KKN-TK UNIGORO Kelompok 21 berharap kegiatan tersebut menjadi media transfer pengetahuan sekaligus mendorong lahirnya praktik pertanian yang lebih produktif, ekonomis, dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

[Ghozali]

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru