Lampung Barat Bahas Penguatan Fiskal ke Kemendagri

Kamis, 9 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, Rilis Publik – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dipimpin Bupati Parosil Mabsus melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan investasi, hingga optimalisasi potensi unggulan Lampung Barat sebagai daerah berbasis pertanian dan sumber daya alam.

Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Inspektur, Kepala Brida, Sekretaris Bapenda, Kasat Pol PP, serta Kabag Protokol.

Di hadapan Dirjen, Parosil memaparkan kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tingginya beban belanja pegawai yang berdampak pada terbatasnya ruang fiskal.

“Kami menyampaikan bahwa Lampung Barat memiliki potensi besar, terutama dari sektor kopi dan energi terbarukan, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal,” ujar Parosil.

Ia menambahkan, pihaknya mendorong adanya dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, termasuk optimalisasi dana transfer seperti Dana Bagi Hasil (DBH) serta penguatan investasi agar potensi daerah dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga memaparkan hasil kajian yang menunjukkan masih rendahnya efisiensi investasi dan produktivitas daerah. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,45 persen yang ditopang oleh sektor pertanian dan belanja pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Agus Fatoni memberikan sejumlah arahan strategis, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sebagai kunci dalam mendorong produktivitas dan efektivitas investasi. “Peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci, melalui sistem reward dan punishment yang konsisten serta penguatan integritas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam penguatan fiskal melalui lima strategi utama, yakni intensifikasi, ekstensifikasi, optimalisasi, digitalisasi, dan inovasi pendapatan daerah, serta mendorong pemanfaatan potensi energi terbarukan dan kolaborasi sektor unggulan untuk memperkuat perekonomian daerah ke depan.(*)

Berita Terkait

Gelar Penyuluhan di Sendangasri, Satgas Karhutlah Mabes TNI Ajak Warga Jaga Hutan
Ditutup! Inilah 4 Calon Kuat Perebut Kursi Kakam Sendangmulyo
Konflik Warga Tanjung Baru dengan Mitratel Berakhir Damai, Sejumlah Kesepakatan Dicapai
Penyegaran Birokrasi, Bupati Hamartoni Ahadis Resmi Lantik 16 Pejabat Utama Lampung Utara
Digerebek Tengah Malam, Oknum Guru Ternyata Rangkap Jabatan BPD Pernah Punya Kasus Pelecehan Seksual
IKBCI Resmi Daftarkan Diri ke Kesbangpol Lampung Utara
IPML Lahir di Lampung Utara, Siap Jadi Jembatan Kerja Sama Media Dengan Pemerintah Dan Swasta
Satu Bulan, Polres Lampung Utara Ungkap 8 Kasus Narkoba Dengan 12 Tersangka 

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:54

Gelar Penyuluhan di Sendangasri, Satgas Karhutlah Mabes TNI Ajak Warga Jaga Hutan

Jumat, 4 September 2026 - 10:16

Ditutup! Inilah 4 Calon Kuat Perebut Kursi Kakam Sendangmulyo

Kamis, 3 September 2026 - 20:06

Konflik Warga Tanjung Baru dengan Mitratel Berakhir Damai, Sejumlah Kesepakatan Dicapai

Kamis, 3 September 2026 - 17:57

Penyegaran Birokrasi, Bupati Hamartoni Ahadis Resmi Lantik 16 Pejabat Utama Lampung Utara

Selasa, 1 September 2026 - 23:25

Digerebek Tengah Malam, Oknum Guru Ternyata Rangkap Jabatan BPD Pernah Punya Kasus Pelecehan Seksual

Berita Terbaru