Pemprov Lampung Tekankan Pentingnya Peningkatan Nilai Tambah Rajungan

- Editor

Kamis, 23 Januari 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung  (Rilis Publik) – Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Lampung menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah rajungan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Lampung, Liza Derni saat menghadiri kegiatan pertemuan Forkom Netral, Selasa (21/1/2025)

Menurutnya, peningkatan nilai tambah rajungan di Lampung sangat penting sebab selama ini produksi rajungan di wilayah setempat telah banyak diekspor.

“Tentunya di sini kita harus berupaya agar nelayan tidak hanya menjadi penangkap, tapi juga pengusaha,” ujarnya.

“Ayo ubah pola pikir menuju skala bisnis yang lebih besar dan meningkatkan keterlibatan perempuan, serta memajukan produk lokal,” terusnya.

Diketahui, Mitra Bentala telah menggelar Forum Komunikasi Nelayan Tradisional Pantai Timur Lampung (Forkom Netral) tingkat provinsi.

Adapun kegiatan Forkom Netral tersebut dilaksanakan oleh Mitra Bentala pada 20-21 Januari 2025 di Bandar Lampung.

Direktur Mitra Bentala, Rizani Mengatakan, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar nelayan di Lampung.

“Selain itu untuk mengevaluasi program kerja forum di tingkat kabupaten dan provinsi, serta merumuskan rencana kerja,” ujarnya, Selasa (21/1/2025).

Forkom Netral dibentuk sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi dan mengatasi isu pengelolaan perikanan.

Khususnya di wilayah Pesisir Timur Lampung yang memiliki potensi besar dalam perikanan terutama produksi rajungan.

Rizani mengungkapkan, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan diskusi publik dan audiensi bersama DPRD Provinsi Lampung.

“Audiensi tersebut dilakukan bertujuan untuk merumuskan kebijakan yang lebih mendukung nelayan untuk ke depannya,” sebutnya.

Ia menlanjutkan, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat keberlanjutan pengelolaan perikanan.

“Sehingga nantinya dapat memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi oleh nelayan tradisional di Pesisir Timur Lampung,” tandasnya.Dalam hal ini, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat anggota forum yang mengikuti kegiatan hingga usai.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemrov Lampung yang turut hadir untuk memberikan dukungan.

Sementara itu, Ketua Forkom Provinsi Lampung, Miswan menyadari berbagai tantangan yang dihadapi nelayan tradisional.

“Seperti cuaca ekstrem dan persaingan dengan pengusaha besar yang lebih maju. Itu menjadi beberapa tantangan,” singkatnya.

Kendati begitu, ia berharap Forkom dapat menjadi wadah perjuangan bagi nelayan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Diskusi juga mencakup pengumpulan isu-isu yang dihadapi nelayan, diantaranya rendahnya harga jual rajungan.

Selanjutnya penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan sehingga hal itu menyebabkan kerusakan lingkungan.

Kemudian tidak adanya jaminan keamanan bagi nelayan, kendala dalam penjualan produk Poklahsar, harga BBM yang tinggi.

Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan, elum adanya kesekretariatan forum nelayan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Sumber pendanaan forum yang belum ada, kesenjangan sosial antara pembina dan nelayan, dan terakhir potensi sumber daya yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Selama pertemuan, dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja forum di tingkat provinsi dan kabupaten selama setahun terakhir.

Diketahui, pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi Lampung, Forkom Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang, serta pengurus Forkom provinsi dan EDF.

Berita Terkait

Tegas! Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Para Pelaku Begal dan Curanmor
Polda Lampung Tangkap Dua Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya, Satu Tewas saat Melawan
Itera – Pemprov Lampung Kolaborasi Dukung Program Desaku Maju
Dua Siswi SMP di Bandarlampung Diduga Terjebak Praktik Terapis Plus-Plus, Polisi Dalami Dugaan TPPO
Bripka (Anumerta) Arya, Anggota Polda Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor
Penumpang Keluhkan Layanan Kapal Eksekutif Rute Bakauheni–Merak, Ketua Umum GANMN Soroti Fasilitas
Tinjau Fasilitas Kesehatan, Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Lampung
Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:19 WIB

Tegas! Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Para Pelaku Begal dan Curanmor

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:31 WIB

Polda Lampung Tangkap Dua Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya, Satu Tewas saat Melawan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:15 WIB

Itera – Pemprov Lampung Kolaborasi Dukung Program Desaku Maju

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:13 WIB

Dua Siswi SMP di Bandarlampung Diduga Terjebak Praktik Terapis Plus-Plus, Polisi Dalami Dugaan TPPO

Senin, 11 Mei 2026 - 18:55 WIB

Bripka (Anumerta) Arya, Anggota Polda Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor

Berita Terbaru