Bandarlampung (Rilis Publik) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang presisi.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Lampung mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang presisi,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari di Mapolda Lampung, Rabu.
Ia mengatakan, dengan semangat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri diharapkan semakin dipercaya dan dekat dengan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera.
“Tema tersebut menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus penegasan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan bahwa pada peringatan Hari Bhayangkara, Polda Lampung juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat, penerima Sabuk Kamtibmas, serta pimpinan media massa yang dinilai telah memberikan kontribusi, dukungan, dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyampaikan informasi yang edukatif kepada publik.
“Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Polda Lampung kepada para mitra strategis yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat kolaborasi bersama Polri,” kata dia.
Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto, yang memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya transformasi Polri menjadi institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan dicintai masyarakat.
Dalam amanat Presiden Republik Indonesia disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan Bhayangkara atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
“Presiden juga menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas,” kata dia.
Selain itu, lanjut dia, Presiden menyoroti tantangan Polri ke depan yang semakin kompleks, mulai dari ancaman kejahatan transnasional, perang siber, hingga dinamika geopolitik global yang menuntut kesiapan sumber daya manusia serta kemampuan adaptasi organisasi.
“Karena itu, seluruh jajaran Polri didorong untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan kompetensi personel, dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas,” katanya.










