Proyek RS Onkologi Bojonegoro Terancam Mangkrak, DPRD Komisi C Minta Pertanggungjawaban OPD

Kamis, 20 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – (Rillis Publik) – embangunan Rumah Sakit (RS) khusus kanker (onkologi) di Bojonegoro terancam mangkrak dan meleset dari target penyelesaian. Proyek yang berlokasi di bekas gedung perkantoran The Residence, Jalan Nasional Bojonegoro-Cepu, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, hingga Kamis (20/3/2025) masih mandek. Ketiadaan pengawasan yang memadai diduga menjadi penyebabnya.

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, pembangunan RS yang dianggarkan dalam dua tahap ini belum menunjukkan kemajuan signifikan. Tahap kedua, sesuai laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, dianggarkan Rp19 miliar dalam APBD 2024, dengan nilai kontrak Rp18.807.742.659,89.

 

Proyek dengan kalender pelaksanaan 160 hari kerja sejak 22 Juli 2024 ini dikerjakan oleh PT. Hariz Tiga Putra (Jember No. 50, Cluring, Banyuwangi). Papan informasi di lokasi mencantumkan PT. Hariz Reka Bimaka KSO sebagai penyedia jasa dan PT. Pilar Empat Konsultan sebagai konsultan pelaksana. Tahap pertama, pada APBD 2023, menghabiskan anggaran Rp240 juta (nilai kontrak Rp239 juta).

 

Sutito Hadi,St.,Mt, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro, enggan memberikan keterangan detail terkait keterlambatan proyek ini.

 

Manan, Ketua LSM PIPRB Kota Ledree, menyoroti lambatnya pembangunan RS tersebut.

 

“Seharusnya pembangunan tersebut melalui perencanaan yang matang dan kajian yang menyeluruh.

RS tersebut sudah dibutuhkan atau belum di Bojonegoro.

Prinsip penggunaan APBD itu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan apabila sampai mangkrak terkesan hanya menghambur hamburkan anggaran saja.

Sedangkan sisi lain Bojonegoro masih masuk kategori kabupaten termiskin walaupun APBD nya terbesar ke dua di Jawa Timur, setelah kota Surabaya.

Ini sangat ironis dan memprihatinkan.Dari ketidak jelasan hal tersebut diatas dapat disimpulkan,semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek,bahkan potensi maladministrasi dan tindak pidana korupsi” tandas Mbah MANAN, panggilan akrabnya.

 

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, di temui awak media di kantornya, ia mengungkapkan keprihatinannya.

 

“Kemarin saat rapat kita tanya keDinas Kesehatan juga belum bisa jawab,karena disamping Kadiskesnya baru, juga belum diserahkan sama PU Cipta Karya ke Dinas Kesehatan dan saat sidak pertengahan Desember 2024, kami pesimis proyek ini selesai tepat waktu. Ketidakhadiran OPD teknis saat sidak sangat mengecewakan. Dalam rapat badan anggaran terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), kami akan meminta pertanggungjawaban OPD teknis.” Ujar Politisi Partai Golkar tersebut.

 

Ahmad Supriyanto menambahkan, mengingat besarnya anggaran yang bersumber dari APBD (pajak rakyat), RS onkologi ini harus segera difungsikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

 

“Kami telah menyusun rekomendasi dalam rapat LPJ agar RS ini segera dimanfaatkan,” Pungkasnya.

 

Upaya konfirmasi melalui WhatsApp kepada Said (rekanan proyek dari PT. Hariz Reka Bimaka KSO) dan konsultan pengawas PT. Pilar Empat Konsultan tidak membuahkan hasil. Keduanya tidak merespon.

 

 

(Team/Red)

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru