Ribuan Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Tanjung Pura

Senin, 1 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, Rilis Publik — Ribuan warga terdampak banjir di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, seakan luput dari perhatian pemerintah Provinsi Sumatera Utara, maupun Pemerintah Kabupaten Langkat.

Dimulai dari genangan air banjir yang masih merendam pemukiman warga, keresahan warga juga terkait masalah bantuan sembako yang beluh didapat, air bersih, tidak adanya posko dampak bencana alam dari tim BPBD, putusnya akses internet dan padamnya aliran listrik PLN.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Senin (1/11/2025), aliran listrik di wilayah tersebut telah padam selama lima hari, sejak Rabu malam (26/11/2025). Tidak hanya itu, jaringan internet dan komunikasi juga turut terputus, membuat warga semakin kesulitan untuk berkoordinasi maupun melaporkan kondisi darurat.

Selain terisolasi, warga kini mulai terancam kelaparan karena belum adanya bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Sumut maupun Pemerintah Kabupaten Langkat.

Revo, salah seorang warga Desa Pematang Tengah, mengungkapkan kondisi yang dialami warga saat ini sudah sangat memprihatinkan.

“Kami lengkap penderitaan. Banjir datang, posko bencana tidak ada, bantuan sembako juga tidak ada. Listrik padam dan jaringan internet juga mati,” ujar Revo dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, banyak warga yang masih bertahan di pengungsian tanpa menerima bantuan apa pun dari pemerintah maupun tim BPBD.

“Kami sangat resah, tidak tahu harus melapor ke mana. Warga sudah mengungsi, tapi belum juga mencicipi bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumut maupun Pemerintah Langkat,” katanya.

Revo juga menyampaikan bahwa situasi semakin memburuk. Warga yang kehabisan persediaan makanan disebut mulai nekat mencari kebutuhan pokok di toko-toko sekitar.

“Warga terancam kelaparan. Bahkan sudah terjadi aksi pengambilan barang di toko modern (Alfamart) karena warga tidak punya pilihan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Sumut maupun BPBD Langkat terkait penanganan banjir dan distribusi bantuan di Desa Pematang Tengah, hal itu terkabarkan dari pihak pemerintah desa.

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru