Sebut Proyek ‘Asal Jadi’, Warga Way Dadi Baru Kecewa Jalan yang Baru Diaspal Kini Jadi Kubangan

Kamis, 21 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Rilis Publik – Kualitas pembangunan infrastruktur yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung kembali menuai kritik tajam. Kali ini datang dari warga Jalan Nusa Indah 5, Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung yang kecewa berat atas hasil proyek pengaspalan jalan. Pasalnya, pekerjaan yang baru rampung dilaksanakan pada Januari 2026 lalu, kini kondisinya sudah rusak parah, hancur, dan banyak berlubang di sepanjang badan jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi aspal di lokasi tersebut sudah tidak layak digunakan. Banyak titik yang aspalnya mengelupas, amblas, hingga membentuk lubang-lubang yang cukup dalam. Saat turun hujan, lubang-lubang tersebut menjadi tempat penampungan air (kubangan) yang menggenang, sehingga membahayakan pengendara dan mengganggu kenyamanan berlalu lintas.
Masyarakat setempat menilai pengerjaan proyek ini dilakukan secara asal jadi dan asal beres. Mengingat usia konstruksi yang baru berjalan sekitar empat bulan, kerusakan yang terjadi dianggap sangat tidak wajar dan menimbulkan dugaan kuat bahwa material yang digunakan sama sekali tidak memenuhi standar teknis yang berlaku.
“Baru Januari lalu diaspal, sekarang belum sampai pertengahan tahun sudah rusak parah. Banyak lubang, kalau hujan jadi kubangan air, bahaya buat motor. Terkesan dikerjakan asal jadi saja, bahannya pun sepertinya kualitas rendah,” ungkap salah satu warga setempat, Rabu (20/5/2026).

Warga pun menilai pembangunan ini sangat mubazir karena menggunakan uang rakyat yang bersumber dari pajak. Dana yang seharusnya dipakai untuk membangun fasilitas yang awet dan bermanfaat bagi masyarakat, justru menghasilkan karya yang cepat rusak dan harus diperbaiki kembali dengan biaya yang tidak sedikit.
“Ini kan uang pajak kita semua. Kalau hasilnya begini, rasanya sangat mubazir. Kenapa pengawasan dan mutu bahannya bisa seburuk ini? Kami minta pihak terkait bertanggung jawab dan mengevaluasi kinerja kontraktor maupun pengawas proyek ini,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari pihak Dinas PU Kota Bandar Lampung terkait buruknya kualitas hasil pengaspalan tersebut. Masyarakat berharap ada audit kualitas yang ketat serta sanksi tegas bagi pihak-pihak yang terbukti lalai dalam pelaksanaan proyek infrastruktur agar kasus serupa tidak terus berulang dan merugikan keuangan daerah.(Red/Tim)

Berita Terkait

Wujud Nyata Perang Melawan Narkotika!! GANMN Pusat Apresiasi Pemusnahan 4.364 Liquid Vape Mengandung Etomidate di Lampung
FTBI Jadi Ajang Pelestarian Bahasa Lampung
Eva Dwiana Buka Manasik Umrah Wisata Rohani Bandarlampung, Lebih dari 1.000 Jamaah Bersiap ke Tanah Suci
Ditertibkan Polsek Kemiling! Penjual Tuak di Sumber Rejo Sejahtera Buat Surat Perjanjian, Dua Dirigen Disita
Warga Kemiling Resah, Penjual Tuak di Pinggir Jalan Imam Bonjol Diminta Ditertibkan
Pemprov Lampung Minta Perluas GunakanBahasa Daerah untuk Lestarikan Budaya
Kasus Dugaan Penggelapan 7 Mobil Rental Belum Gelar Perkara, POLDA Lampung Disorot Saksi melibatkan oknum polisi dan anggota DPRD
Pegadaian Galeri 24 Memanjakan Masyarakat dan Para Pecinta Investasi Kilau Kuning di Bandarlampung

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:44

Wujud Nyata Perang Melawan Narkotika!! GANMN Pusat Apresiasi Pemusnahan 4.364 Liquid Vape Mengandung Etomidate di Lampung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:19

FTBI Jadi Ajang Pelestarian Bahasa Lampung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:38

Eva Dwiana Buka Manasik Umrah Wisata Rohani Bandarlampung, Lebih dari 1.000 Jamaah Bersiap ke Tanah Suci

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:13

Ditertibkan Polsek Kemiling! Penjual Tuak di Sumber Rejo Sejahtera Buat Surat Perjanjian, Dua Dirigen Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:11

Warga Kemiling Resah, Penjual Tuak di Pinggir Jalan Imam Bonjol Diminta Ditertibkan

Berita Terbaru