LAMPUNG TENGAH, (Rilis Publik) – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kabupaten Lampung Tengah siap mensukseskan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.
Dengan mengusung tema nasional dari PBNU, “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Lampung Tengah telah menyiapkan rangkaian kegiatan yang meriah dan penuh manfaat bagi umat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris PCNU Lampung Tengah, Muslim Anshori, M.H., melalui sambungan seluler, Sabtu (17/10/2026) pagi.
Menurut Muslim, hampir semua MWCNU di Lampung Tengah telah mematangkan agenda HSN. Puncak kegiatan akan terpusat pada 22 Oktober dengan upacara dan berbagai kegiatan sosial.
“Untuk MWCNU Bandar Mataram, telah mempersiapkan semarak HSN dengan menggelar khitan massal dan donor darah, dipusatkan di Lapangan Merdeka Kampung Jati Datar, pada Kamis (22/10/2026),” ujar Muslim.
Sementara itu, MWCNU Bangun Rejo memilih cara unik dengan menggelar Festival Rebana (FESBANA). Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026) di Kompleks Pondok Pesantren Al Hidayat, Batu Lungguh, Kampung Bangun Rejo.
“Segmen FESBANA ini khusus untuk kalangan perempuan dewasa atau ibu-ibu, dengan lagu wajib Mars Hari Santri Nasional. Ini untuk memberdayakan ibu-ibu majelis taklim,” jelasnya.
Wakil Sekretaris PCNU Lampung Tengah, Saryono, M.E., menambahkan, untuk MWCNU Bumi Nabung, rangkaian HSN dimulai lebih awal. Sejak Selasa (20/10/2026) digelar lomba tarik tambang putra-putri, lomba da’i dan khitan massal.
“Rabu (21/10/2026) ada lomba paduan suara, dan Kamis (22/10/2026) puncaknya upacara HSN dilanjutkan pentas seni anak dan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur,” kata Saryono.
Untuk MWCNU Seputih Mataram, rangkaian HSN lebih lengkap dan menyentuh kesehatan masyarakat. Di antaranya kirab santri, atraksi marching band, khitanan massal, cek kesehatan umum, cek gula darah, asam urat dan kolesterol, donor darah, serta layanan ruqyah dan gurah.
Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Kampung Rejo Sari Mataram, pada Kamis (22/10/2026) dan terbuka untuk umum.
Sedangkan MWCNU Rumbia memusatkan peringatan HSN di Kompleks Masjid Nurul Iman atau Lapangan RB 4. Rangkaiannya meliputi upacara HSN, pengajian akbar, kirab santri, santunan anak yatim piatu, khitanan massal, donor darah, dan cek kesehatan gratis.
Untuk MWCNU Kalirejo, agenda HSN dikemas sangat variatif dan melibatkan pelajar serta pesantren. Dimulai Jumat (16/10/2026) dengan ziarah masyayikh NU Kalirejo.
“Kemudian Sabtu-Senin (17-19/10/2026) ada lomba futsal dan voli antar MTs, MA sederajat dan antar pesantren. Selasa (20/10/2026) Bahtsul Masail, Rabu (21/10/2026) Sima’an Al-Qur’an dan Lailatul Ijtima’, dan Kamis (22/10/2026) upacara HSN dilanjutkan sarasehan dan pembagian hadiah,” papar Muslim.
Terakhir, MWCNU Bumi Ratu Nuban akan menyelenggarakan khitan massal dan cek kesehatan gratis sekaligus pembagian doorprize, dipusatkan di Lapangan Dusun 5 Sidobangun
PCNU Lampung Tengah mengajak seluruh warga Nahdliyin dan masyarakat umum untuk hadir dan memeriahkan Hari Santri Nasional 2026. Momentum ini diharapkan menjadi penguat tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus menjaga keutuhan NKRI.
( AMIN KAE)











