LAMPUNG TENGAH, (rilispublik) – Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Nuriyah, S.Sos melakukan kunjungan kerja (kunker) jaring aspirasi berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Tengah bertempat di Balai Kampung Sendangmulyo Kecamatan Sendangagung, Kamis (4/12/2025).
Komisi IV DPRD umumnya membidangi urusan kesejahteraan rakyat, yang di beberapa daerah, secara spesifik meliputi bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
Jaring aspirasi (menjaring aspirasi) atau kunjungan kerja adalah proses penyerapan masukan, keluhan, dan harapan dari masyarakat atau mitra kerja terkait isu-isu yang menjadi perhatian komisi, sering kali dilakukan saat masa reses.
Kolaborasi dengan Kadisdik terjadi karena Dinas Pendidikan adalah mitra kerja utama Komisi IV dalam hal urusan pendidikan di daerah tersebut. Tujuannya adalah untuk mensinkronkan program, membahas realisasi anggaran, atau mencari solusi terkait permasalahan pendidikan yang ada di lapangan, seperti pembangunan sekolah atau manajemen tenaga pendidik.
Acara tersebut dihadiri pengawas sekolah, seluruh kepala sekolah dibawah naungan Kemendikbud di Kecamatan Sendangagung dari tingkat TK/PAUD, SD dan SMP negeri maupun swasta serta operator sekolah. Dalam pertemuan tersebut, Nuriyah, S.Sos, anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah dari fraksi Gerindra mengaku banyak menyerap aspirasi rakyat sesuai daerah atau dapil ditempatnya terpilih dalam pemilu sebelumnya.
Nuriyah mengatakan, pertemuan kolaborasi ini dilakukan untuk singkronisasi program Disdik Kabupaten dengan aspirasi masyarakat di lapangan. Menurutnya, pihaknya banyak mendengar keluhan masyarakat khususnya para kepala sekolah yang mengeluhkan sarana dan prasarana sekolah yang perlu perbaikan.
Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, jika di analisa, dirinya banyak menerima aspirasi dan usulan dari para kepala sekolah terkait banyaknya sarana prasarana sekolah yang kurang layak pakai dikarenakan rusak dan usang.”Inilah salah satu hasil kunker kita di lapangan. Kemudian masalah ruang kelas, serta sarana prasarana pendidikan juga banyak dikeluhkan. Ini kita jembatani kolaborasi dengan Disdik di Kabupaten Lampung Tengah,” tambahnya.
Ia pun berharap, hasil kunker ini bisa ditindaklanjuti Disdik Kabupaten Lampung Tengah, sehingga apa yang menjadi keluhan para kepala sekolah bisa terpenuhi.”Ini kan aspirasi masyarakat khususnya bidang pendidikan, kita berharap bisa terealisasi dengan cepat tanpa hambatan,” pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Akmaludin, S.Ag., M.M mengatakan, ada beberapa poin yang menjadi pokok pembahasan. Senada yang disampaikan oleh komisi 4 DPRD Kabupaten Lampung Tengah bahwa mayoritas para kepala sekolah mengusulkan sarana prasarana sekolah, adanya perbaikan kelas, hingga rencana ruang kelas baru, mobiler, jamban dan lain sebagainya.
“Mayoritas para kepala sekolah meminta agar ada perbaikan kelas dan pembangunan ruang kelas baru. Kemudian pengoptimalkan sarana prasarana ditiap sekolah,” pungkasnya.
(Amin Ma’ruf)









