Wakil Bupati Lahat Buka Seleksi Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026

Senin, 14 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Rilispublik – Sebanyak 230 peserta mengikuti seleksi yang merupakan bagian dari program kerja sama Pemerintah Kabupaten Lahat dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta lembaga pelatihan kerja (LPK) yang terlibat dalam program pemagangan ke Jepang.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Lahat, Mustofa Edison, dalam laporannya mengatakan, proses seleksi akan berlangsung mulai 14 hingga 18 September 2026. Sejumlah tahapan seleksi akan dilaksanakan di Kabupaten Lahat, mulai dari tes matematika, kesamaptaan, ketahanan fisik hingga wawancara.

“Seleksi ini tidak sampai selesai di Lahat. Artinya, setelah seleksi di Lahat, peserta belum langsung berangkat ke Jepang. Untuk tahap di Lahat, seleksi akan kita laksanakan sampai wawancara,” ujar Mustofa.

Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan lolos tahapan seleksi di Kabupaten Lahat selanjutnya akan mengikuti proses lanjutan di Jakarta sebelum akhirnya berkesempatan mengikuti program pemagangan ke Jepang.

Menurutnya, tidak ada target persentase kelulusan yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan berdasarkan hasil seleksi.

“Kelulusan ini tidak ada target dari kementerian, misalnya 30 persen. Semuanya tergantung dari hasil seleksi peserta yang kita laksanakan. Pelaksanaan ini sangat fair dan hasilnya tidak bisa kita pengaruhi. Murni kita serahkan kepada panitia penyeleksi,” katanya.

Mustofa berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lahat, terutama dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan dan kompetensi generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengurangi pengangguran, menambah penghasilan adik-adik peserta dan mudah-mudahan banyak yang lulus,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar program serupa dapat dilaksanakan secara lebih menyeluruh di Kabupaten Lahat, mulai dari proses seleksi awal hingga pemberangkatan Namun, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah ketersediaan tempat penginapan bagi peserta selama mengikuti pelatihan.

“Kalau didukung anggaran dan Perda Kabupaten Lahat, kami ingin merencanakan kegiatan serupa ini sampai selesai, mulai dari seleksi awal sampai pemberangkatan di Kabupaten Lahat. Kendalanya, kita belum memiliki tempat untuk penginapan peserta karena pelaksanaan pelatihan bisa berlangsung sekitar tiga bulan, termasuk pelatihan bahasa Jepang,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui sambutan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemkab Lahat yang telah menyelenggarakan seleksi pemagangan ke Jepang.

Kementerian menilai program pemagangan ke Jepang memiliki arti strategis dalam meningkatkan kompetensi, produktivitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Program pemagangan ke Jepang bukan sekadar kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja di negara lain. Pemagangan merupakan proses pembelajaran yang mempertemukan kompetensi, pengalaman, budaya kerja, disiplin dan karakter profesional dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Jepang dinilai memiliki budaya kerja yang kuat, terutama dalam hal kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, kerja sama dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam meningkatkan kualitas diri dan membangun karier di masa mendatang.

Kepada para peserta, Kementerian juga berpesan agar kesempatan mengikuti program tersebut tidak hanya dipandang sebagai peluang untuk bekerja dan memperoleh penghasilan.

“Jadikanlah pemagangan ini sebagai investasi bagi masa depan. Belajarlah sebanyak-banyaknya, serap ilmu dan teknologi, bangun etos kerja, pelajari budaya dan disiplin kerja, serta yang tidak kalah penting, jagalah integritas dan nama baik bangsa,” pesannya.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, yang membuka kegiatan tersebut secara resmi mengatakan, program pemagangan ke Jepang ini menjadi salah satu bentuk inovasi Pemkab Lahat dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan, khususnya pengangguran di kalangan generasi muda.

Widia mengatakan, program tersebut menjadi penting karena untuk pertama kalinya proses seleksi pemagangan ke Jepang di Kabupaten Lahat didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lahat.

“Untuk pertama kali pemagangan ke Jepang ini, seleksinya dibiayai oleh APBD Kabupaten Lahat. Dalam hal ini sektor pelaksanaannya adalah Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi,” kata Widia.

Dan harapannya melalui tahap penyeleksiang dan saya berharap tentunya sudah melalui ketentuan dan tahapan -tahapan yang harus diikuti ada pemahaman bahasa maupun yang lain saya berharap semoga semuanya lulus dan akan di kirim ke ajepang saya titip pesan jaga marwah baik dari daerah keluarga Indonesia, pungkasnya.

Kami dari pemerintah kabupaten Lahat sangat mengapresiasi untuk dinas disnakertrans dan Kementerian ketenagakerjaan dan pihak ketiga IM Japan yang sudah terlibat dalam penyelenggaraan ini dan kita berharap di tahun-tahun selanjutnya akan ada penyelenggaraan dan seleksi seperti ini lagi, tutupnya.

(Johan Kr)

Berita Terkait

Jalan Rusak di Jirak Jaya, DPRD Muba Beri Peringatan Keras ke Pemerintah & Perusahaan
Kades Layan Rohadi Tolak Keras Perpanjangan Masa Jabatan: Jangan Abaikan Prinsip Konstitusi dan Demokrasi Indonesia
Polsek Rambang Gelar KRYD, Imbau Warga Hindari Musik DJ/Remix Saat Hajatan
Hasil Lab Ditunggu, Warga Desa Jirak Minta Dugaan Pencemaran Ditindak Sesuai Hukum
Sungai Jirak Disorot, DLH Muba Turun di Hari Libur: Sampel Air Diambil, Warga Menunggu Jawaban
KRYD Malam Libur, Polsek Rambang Gelar Patroli Hunting Cegah 3C dan Gangguan Kamtibmas
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
Dugaan Pencemaran Sungai Jirak Disorot, Kanit Reskrim Polsek Sungai Keruh Turun Langsung Tinjau Lokasi

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:19

Jalan Rusak di Jirak Jaya, DPRD Muba Beri Peringatan Keras ke Pemerintah & Perusahaan

Senin, 14 September 2026 - 08:27

Kades Layan Rohadi Tolak Keras Perpanjangan Masa Jabatan: Jangan Abaikan Prinsip Konstitusi dan Demokrasi Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 11:46

Polsek Rambang Gelar KRYD, Imbau Warga Hindari Musik DJ/Remix Saat Hajatan

Sabtu, 12 September 2026 - 19:41

Hasil Lab Ditunggu, Warga Desa Jirak Minta Dugaan Pencemaran Ditindak Sesuai Hukum

Sabtu, 12 September 2026 - 14:48

Sungai Jirak Disorot, DLH Muba Turun di Hari Libur: Sampel Air Diambil, Warga Menunggu Jawaban

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Gagal Panen, Ekonomi Sulit, Warga Ambarawa Akhiri Hidup

Senin, 14 Sep 2026 - 20:22