IMF Soroti Hotel dan Penginapan yang Diduga Terima Pasangan Pelajar Menginap, Desak Penertiban Tegas

Rabu, 8 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Rilis Publik — Ketua Umum Integrity Media Forum (IMF), Indra Segalo Galo, menyoroti masih adanya hotel maupun penginapan yang diduga menerima pasangan pelajar untuk menginap tanpa pengawasan ketat.

Indra menilai kondisi tersebut merupakan persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele, karena dapat membuka peluang terjadinya penyimpangan moral, seks bebas, serta pergaulan bebas di kalangan generasi muda. “Ini bukan masalah kecil.

Jika dibiarkan, bisa merusak masa depan anak-anak kita dan menjadi ancaman serius bagi moral generasi muda,” tegas Indra Segalo Galo dalam pernyataannya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, pihak hotel dan penginapan harus lebih bertanggung jawab dan taat terhadap aturan yang berlaku, termasuk melakukan pemeriksaan identitas secara ketat serta memastikan tamu yang menginap bukan pelajar di bawah umur.Indra juga meminta aparat terkait seperti Satpol PP, kepolisian, hingga lembaga perlindungan anak agar lebih optimal melakukan pengawasan serta penertiban terhadap tempat usaha yang diduga melanggar aturan.

Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah wilayah dalam menjalankan fungsi kontrol di lingkungan masing-masing.
“Camat, lurah, hingga RT harus menjalankan pengawasan di wilayahnya.Jangan sampai tempat penginapan bebas menerima pelajar berpasangan tanpa pengawasan,” ujarnya.

IMF mendesak adanya langkah tegas berupa pemeriksaan rutin, penindakan terhadap penginapan yang terbukti melanggar, serta evaluasi perizinan bagi usaha yang dinilai lalai dan tidak mematuhi aturan.Indra menegaskan, langkah ini perlu dilakukan demi menjaga masa depan anak-anak, menjaga moral masyarakat, serta menyelamatkan generasi penerus bangsa dari dampak buruk pergaulan bebas. “Ini demi menyelamatkan generasi muda kita. Jangan sampai mereka hancur karena lemahnya pengawasan,” tutupnya.

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan: Kopdes Bukan Sekadar Toko, tapi Infrastruktur Ekonomi Desa
Bandarlampung Jadi Tuan Rumah Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Lampung
LBH Bandarlampung Buka Posko Pengaduan dan Desak Pemkab Lampung Tengah Bayarkan Tunggakan Jaminan Sosial PPPK Paruh Waktu
Bunda Eva Hadiri Rapat APEKSI di Solo, Bahas Tentang Ruang Fiskal dan Fleksibilitas APBD demi Layanan Publik Lebih Baik
Pasien BPJS di RSUDAM Wajib Perhatikan Surat Kontrol, Salah Jadwal Bisa Terkendala Administrasi
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkot Bandar Lampung Salurkan Beras 30 Kg untuk 31.179 Warga
Puluhan Tahun Terpisah, Dewi Niyasari Cari Orang Tua Kandung di Palembang
Eva Dwiana Dorong Peduli Lingkungan: Satgas Kali Bersihkan Way Awi Kali Raman, Sungai Bukan Tempat Sampah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:38

Menko Pangan Zulkifli Hasan: Kopdes Bukan Sekadar Toko, tapi Infrastruktur Ekonomi Desa

Jumat, 4 September 2026 - 22:37

Bandarlampung Jadi Tuan Rumah Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 15:48

LBH Bandarlampung Buka Posko Pengaduan dan Desak Pemkab Lampung Tengah Bayarkan Tunggakan Jaminan Sosial PPPK Paruh Waktu

Jumat, 4 September 2026 - 08:34

Bunda Eva Hadiri Rapat APEKSI di Solo, Bahas Tentang Ruang Fiskal dan Fleksibilitas APBD demi Layanan Publik Lebih Baik

Rabu, 2 September 2026 - 20:14

Pasien BPJS di RSUDAM Wajib Perhatikan Surat Kontrol, Salah Jadwal Bisa Terkendala Administrasi

Berita Terbaru