Bandar lampung, Rilis Publik— Kisah haru datang dari seorang perempuan bernama Dewi Niyasari, yang kini berdomisili di Bandar Lampung.
Ia tengah berupaya menemukan orang tua kandungnya di Palembang setelah puluhan tahun terpisah akibat proses adopsi sejak dirinya masih bayi.
Melalui unggahan di media sosial, Dewi menceritakan bahwa dirinya lahir di Kota Palembang pada 15 Oktober 1997. Saat masih kecil, ia kemudian diadopsi dan dibesarkan oleh orang tua angkat yang tinggal di Bandar Lampung.
Kini, kedua orang tua angkat Dewi disebut telah meninggal dunia. Kondisi tersebut membuat Dewi berusaha menelusuri kembali asal-usul keluarganya.
Dewi menyebut berdasarkan informasi yang pernah disampaikan orang tua angkatnya, orang tua kandungnya bernama Mega/Toni alias Ahok. Ia mendapat informasi bahwa proses adopsinya berkaitan dengan wilayah Ilir 7 atau Ilir 5, Palembang.
Keinginan Dewi sebenarnya sederhana. Ia ingin mengetahui kabar orang tua kandungnya dan, jika memungkinkan, bertemu langsung dengan mereka.
“Saya hanya ingin tahu kabar orang tua kandung saya. Saya rindu dan ingin tahu wajah orang tua kandung saya,” ungkap Dewi dalam unggahannya.
Saat ini Dewi berada di Bandar Lampung dan berharap informasi mengenai pencarian tersebut dapat menyebar luas, khususnya di wilayah Palembang.
Ia meminta bantuan masyarakat yang pernah mengenal seseorang bernama Mega/Toni alias Ahok, terutama warga yang mengetahui riwayat keluarga di kawasan Ilir 5 maupun Ilir 7 Palembang.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi relevan, diharapkan dapat menyampaikannya kepada Dewi melalui akun media sosialnya atau melalui pihak yang menerbitkan informasi ini.
Kisah tersebut kini mendapat perhatian warganet. Banyak pengguna media sosial diharapkan ikut membantu menyebarkan informasi tersebut agar jejak keluarga yang selama ini dicari Dewi dapat ditemukan.
Satu unggahan mungkin terlihat sederhana, tetapi satu kali dibagikan bisa menjadi jalan bagi seorang anak untuk bertemu kembali dengan orang tua kandungnya.
Semoga pencarian Dewi Niyasari segera menemukan titik terang dan mempertemukannya dengan keluarga kandungnya.











