Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Rilis Publik — Polda Lampung menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait untuk memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, sehat, dan beradab.

 

Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

 

Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan masing-masing.

 

Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.

 

Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.

 

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua.

 

Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujar Yuni.

 

Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif. Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.

 

Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati. Karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan bermasyarakat di Provinsi Lampung.

 

“Mari kita jaga Lampung dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi pembangunan, penopang kehidupan sosial, dan syarat utama terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, aman, damai, serta beradab sesuai nilai-nilai luhur adat yang kita junjung bersama,” tutup Yuni.

Berita Terkait

Manajemen RSUDAM Apresiasi Relawan PUAKHI Care, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pasien
Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa
Pemkot Bandarlampung Gandeng Tangsel, Replikasi Sistem Sisgita untuk Optimalisasi PAD
Didampingi Sopian Sitepu, Yunika Bantah Dugaan Penggelapan Mobil Rental
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian untuk Perkuat Investasi
IMF Soroti Perkara Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Kerugian Dilaporkan Capai Rp1,16 Miliar Libatkan anggota DPRD

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:01

Manajemen RSUDAM Apresiasi Relawan PUAKHI Care, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pasien

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Selasa, 22 September 2026 - 12:21

Pemprov Lampung Perkuat Rantai Pasok Produk Desa

Senin, 21 September 2026 - 15:00

Pemkot Bandarlampung Gandeng Tangsel, Replikasi Sistem Sisgita untuk Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:48