135 Pohon Tertanam, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Bangun Kesadaran Ekologis Bersama Warga Dukohkidul

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO –Rilispublik | Kelompok 12 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program penghijauan dengan menanam 135 pohon di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang berlangsung mulai 22 Juli hingga 3 Agustus 2026 tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

 

Program penghijauan melibatkan Pemerintah Desa Dukohkidul, perangkat desa, ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat.Kolaborasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

 

Pelaksanaan kegiatan diawali pada 22 Juli 2026 melalui penanaman pohon di lingkungan SDN Dukohkidul dan MI Wasilatul Huda.Selanjutnya, penanaman dilakukan secara bertahap pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026 di sejumlah wilayah permukiman warga yang memiliki lahan layak untuk penghijauan.

 

Selama program berlangsung, mahasiswa bersama masyarakat berhasil menanam 135 pohon, terdiri atas 118 pohon beringin, 15 pohon asam jawa, dan 2 pohon tabebuya. Pohon beringin dipilih karena memiliki kemampuan memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya resap air, serta mendukung keseimbangan lingkungan. Pohon asam jawa dipilih karena memiliki manfaat ekologis sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat, sedangkan tabebuya ditanam untuk mempercantik lingkungan sekolah sekaligus menambah ruang terbuka hijau.

 

Tidak seluruh wilayah RT menjadi lokasi penanaman. RT 01, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14, RT 15, dan RT 16 tidak dapat dilibatkan karena tidak tersedia lahan yang memenuhi kriteria untuk kegiatan penghijauan.Meski demikian, capaian program tetap menunjukkan optimalisasi potensi lahan yang tersedia dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan.

 

Ketua Kelompok 12 KKN-TK UNIGORO menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang berhasil ditanam, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk merawat tanaman tersebut secara berkelanjutan.

 

“Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini tidak hanya tumbuh dengan baik, tetapi juga menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Pelestarian alam memerlukan partisipasi bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun masa depan,” ujarnya.

 

Partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan berlangsung menjadi modal sosial yang memperkuat keberhasilan program. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama pemerintah desa membuktikan bahwa upaya menjaga lingkungan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.

 

Melalui program penghijauan ini, Kelompok 12 KKN-TK Universitas Bojonegoro berharap Desa Dukohkidul semakin hijau, sehat, dan lestari. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dalam mendukung pembangunan desa berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

 

(Ghozali)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru