Diduga Melayani Pengepul Setiap Hari, SPBU Cabalu Bone Dikeluhkan Warga dan Petani

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, Rilis Publik — Praktik dugaan penyalahgunaan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi kembali dikeluhkan masyarakat. Kali ini, SPBU Cabalu (No. 73.927.18) yang berlokasi di Kelurahan Polewali, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, disinyalir rutin melakukan aktivitas pelangsiran untuk para pengepul setiap harinya.

Akibat dugaan praktik tersebut, stok Solar bersubsidi di lokasi kerap habis dalam waktu singkat. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat umum, sopir angkutan, hingga para petani setempat yang kesulitan mendapatkan Solar untuk operasional kendaraan dan alat mesin pertanian mereka.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah jeriken dan armada pelangsir tampak mengantre di area dispenser pengisian, memicu keluhan dari pengguna jalan lain yang membutuhkan BBM bersubsidi.

Salah seorang warga setempat yang juga menggantungkan usahanya pada sektor pertanian mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi yang terus berulang ini.

“Hampir setiap hari ada saja aktivitas pelangsiran Solar di SPBU Cabalu ini untuk para pengepul. Kami yang benar-benar petani dan butuh Solar buat mesin traktor atau mobil angkutan malah sering tidak kebagian karena Solar sudah keburu habis. Harusnya Pertamina dan aparat penegak hukum segera turun tangan menindak tegas permainan ini,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi.

Masyarakat berharap pihak Pertamina Patra Niaga bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Bone segera melakukan tindakan tegas serta pengawasan ketat terhadap manajemen SPBU 73.927.18 Cabalu, agar alokasi BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum pengepul demi keuntungan pribadi.

(Red)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru