Tanah Warga Diduga Diserobot Pemdes Pilanggede Untuk Pembangunan Jalan

- Editor

Sabtu, 1 Maret 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro – (Rillis Publik)Pemerintah Desa (Pemdes) Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, diduga telah melakukan penyerobotan tanah milik warga untuk pembangunan jalan, salah satu ahli waris akan melaporkan pemdes setempat.

Sabtu 01 Maret 2025.

 

Permasalahan ini timbul setelah Pemdes Pilanggede ingkar janji kewarganya, tanpa ada pemberitahuan ahli waris diduga telah mengambil tanah warga tanpa izin dan tidak memberikan kompensasi yang jelas kepemilik atau ke ahli waris.

 

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga bahwa Pemdes Pilanggede telah melanggar hak-hak mereka sebagai pemilik tanah dan semena mena.

 

Menurut keterangan salah satu ahli waris terkait adanya penyerobotan tanah miliknya, yang diduga untuk pembangunan jalan lingkungan oleh Pemdes Pilanggede saat di wawancarai membenarkan hal tersebut.

 

“Iya pak,sebenarnya Pemdes sudah komunikasi dengan saya dengan menjanjikan akan mengurug tanah selatan rumah saya untuk kepentingan umum,tetapi kenyataannya setelah jalan jadi diingkari,seharusnya jangan mengingkari janji.Untuk tanah ibu saya yang diserobot oleh pemerintah Desa Pilanggede sebelah Utara mereka tidak pernah Koordinasi/Rembukan dengan pihak ahli waris untuk pembangunan jalan tersebut dan kami akan melaporkan Pemdes Pilanggede agar diproses secara hukum yang berlaku, karena kami merasa dirugikan”,ujarnya

 

Pentingnya untuk memastikan kebenaran dugaan penyerobotan tanah, perlu dilakukan investigasi yang transparan dan akuntabel. Investigasi ini agar dapat membantu

mengungkapkan apakah ada pelanggaran hak-hak warga dan memastikan bahwa Pemdes Pilanggede bertanggung jawab atas tindakannya yang ia lakukan.

 

Sementara itu,Kepala Desa Pilanggede dan Salah satu Perangkat Desa ketika dikonfirmasi pewarta melalui pesan id WhatsApp terkait adanya dugaan penyerobotan tanah milik warga untuk pembangunan jalan lingkungan hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban seolah olah mereka kompak diam seribu bahasa.

[Team/Red]

Berita Terkait

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani
Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan
STOP PERS | Reza Larasona – Kabiro OKU Timur
Sertifikat ‘Mak Jelas’ hingga Bertahun-tahun, BPN Lampung Selatan Bungkam!
“Kami Hanya Ingin Bekerja!” Investigasi di Wonocolo Ungkap Kemarahan Penambang atas Isu Setoran yang Dinilai Hancurkan Nafkah Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Senin, 4 Mei 2026 - 19:08 WIB

Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Lmapung Timur Gelar Rakor Bersama KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:47 WIB

Daerah | Lampung

Kejari Metro Eksekusi Barang Bukti Judi Online Rp 6 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:46 WIB