Subuh Keliling di Sekayu, Kapolres Muba Ajak Masyarakat Perangi Narkoba hingga Cegah Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RILISPUBLIK | MUSI BANYUASIN — Upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Musi Banyuasin (Muba). Salah satunya melalui kegiatan Subuh Keliling yang dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Muba di Masjid Baitul Hasnah, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (17/10/2026) dini hari.

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB tersebut tidak sekadar menjadi momentum untuk melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat komunikasi antara Polri, tokoh agama, dan para jemaah masjid.

 

Melalui pendekatan keagamaan, Polres Muba berupaya membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Muba bersama jajaran menyampaikan sejumlah pesan penting yang berkaitan langsung dengan persoalan sosial dan keamanan di tengah masyarakat.

 

Salah satu perhatian utama adalah upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran barang terlarang tersebut serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Peran keluarga dan masyarakat dinilai penting dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.

 

Selain itu, Kapolres Muba turut menyoroti pentingnya pencegahan perundungan atau bullying terhadap anak. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada anak serta membangun suasana yang aman, sehat, dan bebas dari tindakan kekerasan maupun intimidasi.

 

Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian dalam pesan kamtibmas yang disampaikan. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat dampaknya dapat mengancam kesehatan, merusak lingkungan, dan mengganggu aktivitas masyarakat luas.

 

Polri dan Masyarakat Harus Bergerak Bersama

 

Kegiatan Subuh Keliling menjadi bagian dari pendekatan preventif Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan emosional, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

 

Berbagai persoalan, mulai dari narkoba, perundungan terhadap anak, hingga karhutla, membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga perlu terus diperkuat.

 

Melalui kegiatan tersebut, Polres Muba menegaskan pentingnya membangun kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

 

Kehadiran Polri melalui kegiatan keagamaan diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif, sehingga masyarakat semakin terbuka untuk menyampaikan informasi, melaporkan potensi gangguan keamanan, serta berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

 

(Rapel)

Berita Terkait

Wabup Widia Buka Open Turnament Mini Soccer Bupati Cup: Dorong Kemajuan Sepak Bola Lahat
Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak
Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami
Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum
Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026
Bupati Muba Kukuhkan Pengurus KTNA Masa Bakti 2026–2031
Somasi Terkait Pencemaran Sungai Jirak Disorot: Masyarakat Beri Ruang Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Sengketa Lahan Talang Akar Memanas, Pariem Layangkan Somasi II: Klaim Tanah 4 Hektare Diminta Diselesaikan Secara Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:49

Wabup Widia Buka Open Turnament Mini Soccer Bupati Cup: Dorong Kemajuan Sepak Bola Lahat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:41

Subuh Keliling di Sekayu, Kapolres Muba Ajak Masyarakat Perangi Narkoba hingga Cegah Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55

Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:10

Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25

Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum

Berita Terbaru