Bumi Wali di Ambang Kehancuran, Mafia Tambang Ugal-Ugalan Keruk Alam Desa Wadung Tuban

Minggu, 11 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BLOKIR JALAN - Warga melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju tambang.

BLOKIR JALAN - Warga melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju tambang.

TUBAN//Rilis Publik – Aparat penegak hukum dan Pejabat Birokrasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikabarkan lemah dalam menghadapi mafia Pertambangan diduga Ilegal, yang mengeksplorasi sumber daya alam secara brutal, Minggu, (11 Mei 2025).

Tambang Pasir Silika (Kuarsa) di Desa Wadung, Kecamatan Soko, KabupatenTuban, menjadi sorotan publik setelah beberapa hari lalu warga sempat melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju tambang, Kini sudah mulai beroperasi lagi.

Ironisnya lagi, meskipun telah ada aksi protes dari warga, tambang yang diduga Ilegal itu kini sudah mulai beraktivitas kembali. Menurut rumor yang beredar, untuk mengoperasikan alat berat di lokasi tambang ilegal tersebut di duga menggunakan BBM jenis solar bersubsidi sehingga kerugian negara tidak bisa di anggap sepele.

Warga berharap agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kegiatan ilegal ini.

“Kami berharap aparat penegak hukum tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan tegas terhadap kegiatan tambang ilegal ini,” kata salah seorang warga.

Kasus ini telah menyita perhatian publik dan memicu berbagai komentar dan asumsi.Salah satunya MR , Pengiat sosial Kabupaten Tuban ini mempertanyakan mengapa aparat penegak hukum tidak bertindak tegas terhadap kegiatan ilegal ini.

“Mengapa aparat tidak bertindak? Apakah ada oknum-oknum yang terlibat?” tanya MR sambil menghisap rokok dalam dalam.

Sementara itu,Kamsiana, Kepala Desa Wadung kecamatan Soko ketika dikonfirmasi pewarta terkait perihal diatas melalui pesan id WhatsApp belum ada jawaban.

Selain itu, Hingga berita ini dikabarkan pihak pengelola tambang pasir kuarsa yang diduga ilegal belum terkonfirmasi.( Team/Red)

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru