Musi Banyuasin, Rilis Publik – Diduga adanya pembiaran yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Muba terhadap masyarakat yang sering membuang sampah sembarang tempat, hingga sampah itu mulai berulat dan membusuk.
Sampah berserakan di pinggir jalan tanpa ada yang peduli, baik dari Pemerintah mau pun dari masyarakat itu sendiri.
“Ini semestinya yang harus disikapi oleh Dinas terkait, jangan hanya duduk di Kantor dan menerima gaji saja, sementara sampah berserakan dimana-mana,”
“Sampah yang berserakan itu di Jalan desa jirak menujuh ke desa layan. dan masih banyak tempat lainnya,”
“Kebersihan adalah upaya untuk menjaga diri dan lingkungan dari kotoran.Termasuk sampah dan bau.
Kebersihan juga berarti bebas dari virus.bekteri patogen, dan bahan kimia
Berbahya. Menjaga kebersihan sangat penting untuk menciptakan kehidupan yg sehat dan nyaman”
“Jangan tinggal di Kantor Pak, semestinya kita jalan untuk mengecek sampah yang di buang oleh masyarakat yang bukan pada tempatnya,”
ungkap sumber yang meminta namanya tidak ingin di sebutkan”
Sampah plastik menjadi masalh serius di berbagai belhan dunia. Termasuk
Indonesia. Hampir semua kegiatan manusia menghasilkan sampah.
Termasuk sampah pelsatik.yg tidak muda terurai dan mencemari lingkungan. Dampak negatif sampah pelastik sangat beragam. Mulai dari pencemran air dan tanah.
Gangguan kesehatan hinga ancaman tehadap ekosistem sungai. Namun kita tidak boleh menyerah. Banyak solusi bisa di lakukan. Mulai dari memilah sampah.
Mengurangi penggunaan pelastik sekali pakai. Hingga di daur ulang dan komposting sampah Organik.”
(Rapel)









