Polda Lampung Salurkan 2.761 Ton Beras SPHP

Senin, 20 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Rilis Publik – Polda Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga pertengahan Oktober 2025, total beras jenis SPHP yang telah disalurkan melalui program ini mencapai lebih dari 2.761 ton, tersebar di seluruh wilayah jajaran Polres di Provinsi Lampung.

Program yang digelar secara serentak di berbagai kabupaten dan kota ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga beras di pasaran. GPM juga menjadi bentuk sinergi antara Polda Lampung, pemerintah daerah, dan Bulog untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan, beras yang disalurkan dalam kegiatan ini merupakan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). “Program ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat Lampung bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

Yuyun menambahkan, pelaksanaan GPM di jajaran Polres mendapat sambutan positif dari warga. “Pada Jumat, 17 Oktober 2025, jumlah beras SPHP yang disalurkan mencapai hampir 47 ton, sedangkan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, diperkirakan bertambah sekitar 23 ton lebih. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, menunjukkan program ini benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Ia menjelaskan, sejauh ini Polres Lampung Timur menjadi satuan dengan penyaluran tertinggi, disusul oleh Polres Lampung Selatan dan Polres Lampung Tengah. “Semua satuan bergerak dengan semangat yang sama untuk membantu masyarakat. Kami ingin memastikan setiap daerah di Lampung dapat merasakan manfaat dari gerakan ini,” tutur Yuyun.

Menurutnya, GPM tidak hanya berperan dalam menekan harga pangan, tetapi juga menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. “Ketersediaan beras dengan harga stabil berpengaruh besar terhadap situasi kamtibmas. Ketika kebutuhan pokok aman, masyarakat pun merasa tenang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuyun menyebutkan bahwa kegiatan ini akan terus digelar secara berkelanjutan dengan menggandeng pemerintah daerah dan Bulog. “Kami berharap, sinergi ini bisa terus berlanjut agar masyarakat Lampung tidak terbebani lonjakan harga beras, dan ketahanan pangan tetap terjaga,” pungkasnya.

Dengan total distribusi mencapai 70 persen dari target keseluruhan, Gerakan Pangan Murah Polda Lampung menjadi bukti nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang
Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?
Gubernur Mirza Rezmi Terpilih Sebagai Ketua HKTI Lampung, Siap Sejahterakan Petani
Polda Lampung Hancurkan 166 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat
Pemprov Lampung Beri Bantuan 20 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
IMF Tantang Kejari Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Tulang Bawang Jaya, Dugaan Keterlibatan Sekda Harus Diusut Tanpa Kompromi
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Pangan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:57

Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59

Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:54

Gubernur Mirza Rezmi Terpilih Sebagai Ketua HKTI Lampung, Siap Sejahterakan Petani

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:43

Polda Lampung Hancurkan 166 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:31

Pemprov Lampung Beri Bantuan 20 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru