Oknum Penyalur Pupuk Diduga Rampas Subsidi untuk Petani Apa Kata TEJO

- Editor

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, Rilis Publik – Sangat disayangkan maraknya oknum penyalur pupuk subsidi yang nakal dengan menyalurkan pupuk subsidi jauh di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan. Patut diduga kuat, oknum pengecer telah merampas subsidi pupuk yang seharusnya menjadi hak masyarakat petani.

Hasil konfirmasi tim media dari petani, kelompok tani, gapoktan, bahkan kios, menyebutkan bahwa harga pupuk subsidi mencapai Rp 300.000 hingga Rp 320.000 per paket di Kampung Sumber Agung dan Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah.

Dengan hal tersebut, tentunya sangat menguntungkan oknum-oknum penyalur dan pengecer kios tanpa peduli bahwa apa yang mereka lakukan merupakan tindakan yang menabrak aturan serta telah merampas subsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat petani.

Tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut seharusnya bisa diminimalisir dengan adanya pengawasan baik dari tingkat kecamatan maupun kabupaten, yang tentunya telah melibatkan pihak-pihak terkait. Namun, seolah ada pembiaran, atau bahkan pembagian.

Terkait hal tersebut, apa kata TEJO, selaku KORLUH di Kecamatan Bandar Surabaya? Saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp, TEJO menyampaikan:

“Tanggapan saya tegak lurus pada peraturan kementerian. Saya tidak pernah menyarankan untuk penjualan di atas harga HET yang merupakan ketetapan pemerintah.”

 

Saat ditanya apakah Pak TEJO mengetahui terkait harga pupuk subsidi yang mencapai Rp 310.000 per paket, ia menjawab:

“Saya tidak mengetahui, Pak. Ataukah mungkin juga pembelian sudah melalui kelompok tani. Setelah ada perintah penurunan harga, sampai hari ini saya belum dapat info PTTS tebus pupuk ke PI,” pungkas TEJO.

 

Dari tanggapan TEJO selaku KORLUH, tim pengawasan pendistribusian pupuk subsidi di Kecamatan Bandar Surabaya patut dipertanyakan, karena ia tampak tidak mengetahui apa yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.

BERSAMBUNG…

(Kairul Anam)

Berita Terkait

Kakam Sendangasri Soroti Penerangan Jalan Demi Kenyamanan dan Keamanan Malam Hari
Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?
Makam Cangguk Gatcak Terancam Musnah, Tokoh Adat Desak Pemprov Lampung Turun Tangan
Pembagian Bantuan Pangan di Desa Tanjung Baru Berjalan Tertib dan Kondusif
Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi
Kapolres Lampung Selatan Sertijab KSKP Bakauheni dan Kapolsek Jati Agung
Gubernur Mirza Dorong Digitalisasi Transaksi Untuk Dongkrak PAD Lampung
Sekdaprov Marindo Hadiri Capacity Building Implementasi SPIP –T Menuju Efisiensi

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kakam Sendangasri Soroti Penerangan Jalan Demi Kenyamanan dan Keamanan Malam Hari

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:05 WIB

Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:45 WIB

Makam Cangguk Gatcak Terancam Musnah, Tokoh Adat Desak Pemprov Lampung Turun Tangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:15 WIB

Suara Mesin Jahit dan Harapan Baru di Kawasan Eks Lokalisasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIB

Kapolres Lampung Selatan Sertijab KSKP Bakauheni dan Kapolsek Jati Agung

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Gembong Pungli Beraksi di Jalinsum, APH Polres Lampung Utara Kemana?

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:05 WIB