Warga Jombang Soroti Proyek JITUT, Sebut Ada Kejanggalan dalam Pelaksanaan

- Editor

Jumat, 28 November 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, RilisPublik – Proyek pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) di Dusun Godong, Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjadi sorotan warga. Sejumlah dugaan kejanggalan mencuat dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari P-APBD (PAK) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp150 juta tersebut.

Seorang warga berinisial T mengungkapkan bahwa kualitas pekerjaan di lapangan jauh dari standar yang seharusnya tertuang dalam RAB dan analisa teknis.

Menurut T, penggunaan beton ready mix patut dipertanyakan, terutama terkait apakah pemakaian jenis beton tersebut tidak mengurangi alokasi upah pekerja. “Mutu beton saja sudah di ambang rata-rata kekuatan beton. Ini perlu ditinjau lagi,” ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

Selain itu, penerapan bagesting juga menjadi perhatian. T menyebut bahwa dalam aturan analisa teknis seharusnya bagesting digunakan maksimal dua kali, namun di lapangan terpantau dipakai hingga 3–4 kali.

Jarak pembesian juga dinilai janggal karena terlalu lebar antar tulangan. Warga menduga hal ini tidak sesuai dengan spesifikasi dalam dokumen RAB. Dugaan lainnya adalah pengurangan volume urug pasir bawah beton lantai yang disebut tidak sesuai ketentuan.

Tak hanya soal teknis, finishing saluran irigasi pun disebut kurang rapi dan jauh dari standar yang semestinya diterapkan pada proyek irigasi desa.

Lebih jauh, T juga menyoroti proses pelaksanaan proyek yang tidak dikerjakan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa. “Pekerjaan ini malah diborongkan kepada orang Ngoro berinisial AG, yang merupakan perangkat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Ketua TPK hanya digunakan sebatas pencantuman nama dalam perencanaan dan pelaksanaan tanpa terlibat langsung di lapangan.

Terpisah, AG saat dikonfirmasi membenarkan jika pekerjaan JITUT di Dusun Godong tersebut di kerjakan olehnya.

“Ya, konfirmasi ke Cak Baun pekerja saya yang tiap hari di lapangan,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Warga berharap pihak terkait, termasuk pemerintah desa, kecamatan, hingga inspektorat, segera turun meninjau proyek tersebut agar pembangunan benar-benar sesuai standar dan tidak merugikan masyarakat petani yang nantinya memanfaatkan saluran irigasi tersebut.(Red/Tim)

Berita Terkait

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga
Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun
Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal
Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani
Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan
STOP PERS | Reza Larasona – Kabiro OKU Timur
Sertifikat ‘Mak Jelas’ hingga Bertahun-tahun, BPN Lampung Selatan Bungkam!
“Kami Hanya Ingin Bekerja!” Investigasi di Wonocolo Ungkap Kemarahan Penambang atas Isu Setoran yang Dinilai Hancurkan Nafkah Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:37 WIB

Ungkap Kasus Pencurian Betah Karet, Polsek Rambang Amankan Pelaku Setelah Dikepung Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik Puluhan Rumah di Way Kanan Selama 2 Tahun

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Tubaba Percepat Sertifikasi Halal

Senin, 4 Mei 2026 - 19:08 WIB

Bupati Egi Sambut Positif Pelaksanaan Rembuk Tani

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Bupati Tubaba Novriwan Jaya Dorong Kesadaran Keamanan Pangan

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Lmapung Timur Gelar Rakor Bersama KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:47 WIB

Daerah | Lampung

Kejari Metro Eksekusi Barang Bukti Judi Online Rp 6 Miliar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:46 WIB