Bojonegoro,RilisPublik
Ambrolnya badan jalan di RT 05 RW 03 Desa Malo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, yang berada tepat di sisi barat Polsek Malo, akhirnya mulai mendapat perhatian serius.
Ruas jalan kabupaten yang selama ini menjadi sumber keresahan warga tersebut dijanjikan akan diperbaiki secara menyeluruh setelah berbagai keluhan disampaikan.
Sebelumnya, penanganan darurat berupa pemasangan pelat besi dan lapisan aspal tipis dinilai belum mampu menjawab persoalan. Lalu lintas kendaraan berat yang melintas justru memicu dentuman keras dan getaran kuat yang dirasakan hingga ke dalam rumah dan toko warga di sekitar lokasi.
“Setiap truk lewat, suaranya keras dan getarannya terasa sampai ke rumah. Kami khawatir kerusakan semakin parah dan membahayakan,” ujar salah satu warga, Sabtu (13/12/2025).
Tak ingin kondisi tersebut terus berlarut, warga berinisiatif mendokumentasikan kerusakan jalan dalam bentuk video.
Dokumentasi itu kemudian dijadikan bukti untuk disampaikan kepada pemerintah daerah melalui wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bojonegoro, dengan harapan perbaikan dilakukan secara permanen.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Golkar, Drs. Ec. M. Anis Musthafa, memastikan aspirasi warga telah ditindaklanjuti. Komisi D DPRD, kata dia, telah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga terkait kondisi jalan kabupaten yang ambrol tersebut.
“Keluhan warga sudah kami tindaklanjuti. Penanganan awal memang dilakukan dengan pemasangan pelat, dan setelah koordinasi lanjutan dengan PU Bina Marga, insyaallah awal tahun akan dilakukan perbaikan,” jelas Anis.
Pernyataan itu menjadi harapan baru bagi warga Desa Malo yang selama ini hidup dalam bayang-bayang risiko keselamatan akibat jalan rusak.
Kini, masyarakat menunggu realisasi nyata dari janji tersebut, agar perbaikan yang dilakukan benar-benar permanen dan mampu mengakhiri keresahan yang telah lama dirasakan.









