Uang ‘Pelicin’ Dalam Mendapatkan Proyek di Pemda atau Provinsi Sudah Jadi Tradisi

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Rilis Publik – Slogan presiden berantas korupsi, kejar sampai antartika hanya sebuah slogan makanan basi, pekerjaan proyek pemerintah dari kelas 100 juta sampai miliaran penuh dengan Kebusukan.  Slogan pemerintah yang diletakkan di beberapa kantor, tidak ada pungli dan berantas korupsi hanya pada kelas anak bawang alias jabatan rendah, malah sekarang pejabat yang melakukan manipulatif proyek, yang mengatur semuanya dari kelas penunjukan sampai tender Abal Abal.

 

Sekarang yang lagi viral seorang penguasa Lampung, orang tua Gubenur Lampung jadi Makelar Proyek. “Siapa yang mau proyek harus membayar persentase”, ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya. Sumber ini pernah memberikan ratusan juta demi mendapat proyek. Bagaimana pembangunan bisa maksimal dan berkualitas, kalau sebelum pelaksanaan saja para bagaikan zombi yang menghisap uang rakyat demi keuntungan pribadi.

 

Dikutip dari Jurnalis Media Humas polri, menelusuri viralnya orang tua Gubenur Lampung terkait penguasa penentu proyek di kalangan pemerintah provinsi sangat miris, semua diatur oleh orang luar dari Pemprov Lampung,  mau jadi apa Lampung kalau sampe seperti ini. KKN di tingkat Provinsi Lampung merajalela, kejati mandul dalam membongkar istana korupsi, slogan berantas pungli hanya gambar pemanis istana Pemprov.

 

Buaya makan kadal cicak ikut menderita karna ikut membayar pajak ke buaya. (Rabasa)

Berita Terkait

Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI
Ketua YLPK PERARI Lampung Bersuara: Jangan Atasnamakan Masyarakat, Dugaan Pengondisian Massa Aksi Minta Diusut
IMF Tantang APH Bongkar Misteri Hilangnya Mobil Pick-up DLH Kota Tangerang: Jangan Sampai Aset Negara “Lenyap” Tanpa Pertanggungjawaban
Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Wala Kuba di Way Laga
Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?
Diduga Menimbulkan Kerugian Lebih Dari Rp5 Miliar, Korban Penipuan Investasi Desak Polda Lampung Segera Tindak Pelaku
Gubernur Mirza Rezmi Terpilih Sebagai Ketua HKTI Lampung, Siap Sejahterakan Petani

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:58

Satelit Lampung-1 Resmi Mengorbit, Awal Era Pertanian Presisi Berbasis AI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:25

Ketua YLPK PERARI Lampung Bersuara: Jangan Atasnamakan Masyarakat, Dugaan Pengondisian Massa Aksi Minta Diusut

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:13

IMF Tantang APH Bongkar Misteri Hilangnya Mobil Pick-up DLH Kota Tangerang: Jangan Sampai Aset Negara “Lenyap” Tanpa Pertanggungjawaban

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:57

Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:34

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Wala Kuba di Way Laga

Berita Terbaru