Dikeluarkan Dari Sekolah MAN 1 Kotabumi Lantaran Hamil, Gugur Kandungan LS Apa benar Tidak di Cekoki Obat Terlarang?

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, Rilis Publik — Isu mengenai dua siswa yang diduga dikeluarkan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, karena diketahui melakukan hubungan di luar nikah dan salah satunya hamil, dibantah oleh pihak sekolah.

 

Hingga saat ini, kedua siswa yang berinisial LS dan AF masih berstatus sebagai siswa terdaftar di MAN 1 Lampura dan tidak pernah dikeluarkan dari sekolah. Demikian disampaikan Doni, Humas pihak sekolah, saat dikonfirmasi awak media, Senin (2/11/2026).

 

Sementara itu, informasi yang berkembang berbeda. LS, siswa kelas XII tersebut mengaku justru diberitahu tidak boleh lagi bersekolah setelah kondisinya diketahui hamil lima bulan.

 

LS menyebut, bukan hanya dirinya saja yang terdampak. AF, siswa yang diketahui menghamilinya, juga disebut ikut dikeluarkan dari sekolah.

 

“Kami berdua dikeluarkan dari sekolah. Saya bahkan tidak mengenal AF sebelumnya, karena kami berbeda kelas — ia kelas XI dan saya kelas XII,” ujar LS.

 

Pihak sekolah membantah hal tersebut. Doni beserta Soleh, wali kelas siswa, menjelaskan bahwa sebelumnya sekolah sempat mengadakan mediasi antara pihak sekolah dan orang tua kedua siswa.

 

“Pihak sekolah baru mengetahui hal ini setelah memeriksa ponsel milik LS. Dari isi percakapan WhatsApp keduanya, terindikasi telah terjadi hubungan di luar nikah. Setelah diketahui LS hamil lima bulan, kami memanggil dan mengadakan mediasi bersama kedua orang tua,” jelas Doni.

 

Namun, pernyataan bahwa MAN 1 Kotabumi secara tegas mengeluarkan kedua siswa itu tidak benar. Mereka masih berstatus siswa.

 

“Mungkin saja mereka merasa malu sehingga tidak masuk sekolah lagi. Apalagi salah satunya adalah siswa kelas XII yang sebentar lagi akan mengikuti ujian. Nanti akan kami panggil kembali kedua orang tua mereka,” imbuh Doni.

 

Sementara itu, LS mengaku telah mengalami keguguran. Dengan terbata-bata, ia menyebut sempat ditawari obat penggugur kandungan senilai Rp2 juta per butir oleh ibu AF yang berada di Jakarta.

 

“Saya merasa kecewa. Segala biaya pengobatan saat saya di rumah sakit saya tanggung sendiri, seolah mereka tidak merasa bertanggung jawab,” tambah LS.

 

Kondisi ini memunculkan dugaan serius. Masyarakat berharap pihak berwenang — Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga kepolisian — dapat menelusuri kebenaran di balik terjadinya keguguran tersebut. Apakah terjadi secara alami, atau memang ada unsur penggunaan obat terlarang oleh pihak tertentu yang perlu ditindaklanjuti.

 

(Andre — Tim )

Berita Terkait

Polsek Sungkai Jaya Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Terduga Pelaku Diamankan di Abung Barat
Kepergok Curi Hasil Kebun di Sindangsari, Dua Pemuda Minta Maaf dan Buat Surat Perjanjian
Kembangkan Potensi Desa Wisata Budaya Anek Pekurun, Gubernur Lampung Bersama Bupati dan Wakil Bupati Kunjungi Way Rarem
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso Sambut Reses Presiden PKS
Dua Pemuda Tertangkap Basah Curi Sawit Di Sindang Sari, Kabur Tak Berarti Lepas dari Tanggung Jawab
Kaji APBD: HMI Cabang Kotabumi harap APBD TA 2027 berpihak terhadap Rakyat Lampung Utara
Ketua FAJU Nusantara Pesawaran Angkat Bicara Soal Proyek Drainase Negeri Katon yang Dipertanyakan
Puncak Kekecewaan Warga, 7 Kampung di Lampung Tengah Portal Jalan Bandarsari- Payungrejo yang 35 Tahun Terlantar

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:22

Dikeluarkan Dari Sekolah MAN 1 Kotabumi Lantaran Hamil, Gugur Kandungan LS Apa benar Tidak di Cekoki Obat Terlarang?

Minggu, 1 November 2026 - 10:07

Polsek Sungkai Jaya Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Terduga Pelaku Diamankan di Abung Barat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:23

Kepergok Curi Hasil Kebun di Sindangsari, Dua Pemuda Minta Maaf dan Buat Surat Perjanjian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49

Kembangkan Potensi Desa Wisata Budaya Anek Pekurun, Gubernur Lampung Bersama Bupati dan Wakil Bupati Kunjungi Way Rarem

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:46

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso Sambut Reses Presiden PKS

Berita Terbaru

Sumsel

Bupati Toha Sampaikan KUA-PPAS APBD Muba 2027

Senin, 2 Nov 2026 - 13:34