Diskominfotik Lampung Gelar Bimtek KIM

Rabu, 27 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Rilis Publik) – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Balai Keratun, Lantai 3, Selasa (26/08/2025).

Kegiatan ini menyoroti peran KIM dalam mendukung program strategis nasional, khususnya penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan percepatan transformasi digital masyarakat.

Plt. Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital, Marolli J. Indarto, menyampaikan bahwa KIM berperan penting sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“KIM menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang akurat dan membumi, agar program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dapat dipahami dan diikuti masyarakat,” ujarnya.

Marolli menambahkan, program Koperasi Desa Merah Putih yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa, mengurangi kesenjangan kota-desa, dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Dalam era digitalisasi, lanjut Marolli, KIM diharapkan mampu menyajikan konten edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Peserta Bimtek juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dengan nilai setara 6 GB sebagai bukti peningkatan kapasitas di bidang komunikasi publik digital.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menekankan pentingnya dukungan pembiayaan bagi KIM melalui mekanisme Dana Desa.

“KIM dapat menjadi motor penggerak publikasi program pemerintah, mulai dari koperasi, stunting, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Untuk itu perlu payung hukum agar kegiatan mereka bisa dibiayai secara berkelanjutan,” jelas Ganjar.

Bimtek ini juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara KIM, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi desa, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. (*)

Berita Terkait

Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang
Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?
Gubernur Mirza Rezmi Terpilih Sebagai Ketua HKTI Lampung, Siap Sejahterakan Petani
Polda Lampung Hancurkan 166 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat
Pemprov Lampung Beri Bantuan 20 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
IMF Tantang Kejari Bongkar Aktor Intelektual Kasus PT Tulang Bawang Jaya, Dugaan Keterlibatan Sekda Harus Diusut Tanpa Kompromi
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Pangan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:57

Potensi Ratusan Miliar Tidak Tergarap, DPRD: PAD Lampung Harus Diperbaiki Sekarang

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59

Rakyat Diminta Berhemat, Pemprov Lampung Justru Alokasikan Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, Di Mana Keberpihakan APBD?

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:54

Gubernur Mirza Rezmi Terpilih Sebagai Ketua HKTI Lampung, Siap Sejahterakan Petani

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:43

Polda Lampung Hancurkan 166 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:31

Pemprov Lampung Beri Bantuan 20 Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru