GAYATRI Dipertanyakan, Program CSR Ratusan KPM Terancam Jadi Sekadar Laporan ‘Manis’

- Editor

Rabu, 15 April 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro//RilisPublik – Program CSR PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) bertajuk GAYATRI yang digadang-gadang menjadi motor pengentasan kemiskinan bagi 100 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) kini justru berada di bawah sorotan publik. Alih-alih menuai apresiasi, program ini mulai dipertanyakan efektivitasnya. Minimnya keterbukaan data dan indikator keberhasilan yang jelas memunculkan dugaan bahwa program tersebut lebih kuat di laporan ketimbang dampak nyata di lapangan.

Situasi ini berseberangan dengan komitmen Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, yang sebelumnya menegaskan larangan praktik laporan Asal Bapak Senang (ABS). Pernyataan itu kini menjadi relevan, bahkan seperti tamparan, ketika program strategis seperti GAYATRI belum sepenuhnya menunjukkan transparansi yang dapat diuji publik. Pertanyaan pun mengemuka, apakah program ini benar-benar memberdayakan, atau sekadar memperindah administrasi?

Dony Tri Mahardika, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bojonegoro, menilai bahwa publik masih “dibiarkan gelap” terkait capaian program tersebut.

“Program sebesar ini harusnya terbuka. Siapa penerimanya, bagaimana progresnya, berapa yang benar-benar berhasil,itu wajib disampaikan. Kalau tidak, publik hanya disuguhi narasi, bukan fakta,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa bantuan seperti ternak ayam petelur tidak bisa dilepas tanpa sistem pendukung yang kuat.

“Ini bukan proyek bagi-bagi bantuan. Ada rantai yang harus dijaga, pakan, pendampingan, sampai akses pasar. Kalau itu putus, bantuan berpotensi gagal total,” ujarnya.

Lebih jauh, Dony menyoroti realitas ekonomi penerima manfaat yang rentan. Dalam kondisi mendesak, bantuan bisa saja dijual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga tujuan program menjadi tidak tercapai.

Menurutnya, evaluasi terbuka adalah kunci untuk memastikan program tidak sekadar berjalan formalitas.

“Kita tidak alergi dengan keberhasilan, tapi harus jujur melihat kegagalan juga. Berapa persen yang berhasil? Siapa yang gagal dan kenapa? Kalau itu tidak dibuka, maka program ini rawan hanya menjadi laporan yang ‘terlihat sukses’,” tambahnya.

Prinsip transparansi dan akuntabilitas yang digaungkan United Nations Development Programme menegaskan bahwa setiap program pemberdayaan harus bisa diuji secara publik, bukan sekadar diklaim berhasil.

Karena itu, dorongan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro semakin menguat untuk membuka data penerima, menyusun indikator keberhasilan yang terukur, serta melakukan evaluasi berkala secara transparan.

“Publik tidak butuh program yang sekadar bagus di atas kertas. Yang dibutuhkan adalah program yang benar-benar hidup dan memberi dampak di masyarakat,” pungkasnya.

[Red]

Berita Terkait

Golkar Peduli Hadir di Tengah Duka, Santunan untuk Korban Kebakaran di Temayang Tegaskan Politik Kemanusiaan
Fraksi Golkar Setujui LPj APBD 2025, Soroti RS Onkologi Kalitidu hingga Fokus Layanan Kesehatan
Mahasiswa Unigoro Sabet Perak Kejurnas Tinju Sabuk Emas 2026, Fairus Bidik Ring Profesional
Diduga Jadi Provokator Penganiayaan Wartawan Saat Liputan Sidang di PN Bangko, Kades Ranah Alai Dipolisikan
Kolaborasi PERADI dan FH Unigoro Perkuat Kualitas Profesi Advokat, PKPA Angkatan V Resmi Dimulai
Serahkan Memorandum Hukum, Teras Center Nusantara Minta Bupati Bojonegoro Tinjau Kembali Penetapan Direktur Perumda Pangan Mandiri
Polsek Rambang Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Sebagai Wadah Kedekatan dengan Masyarakat
Annafiy Aisya Sahila Suntik Semangat Kontingen Porkab Tambakrejo: Bertanding dengan Sportivitas, Pulang Membawa Prestasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:24 WIB

Golkar Peduli Hadir di Tengah Duka, Santunan untuk Korban Kebakaran di Temayang Tegaskan Politik Kemanusiaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:17 WIB

Fraksi Golkar Setujui LPj APBD 2025, Soroti RS Onkologi Kalitidu hingga Fokus Layanan Kesehatan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:42 WIB

Mahasiswa Unigoro Sabet Perak Kejurnas Tinju Sabuk Emas 2026, Fairus Bidik Ring Profesional

Senin, 6 Juli 2026 - 21:45 WIB

Diduga Jadi Provokator Penganiayaan Wartawan Saat Liputan Sidang di PN Bangko, Kades Ranah Alai Dipolisikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:51 WIB

Kolaborasi PERADI dan FH Unigoro Perkuat Kualitas Profesi Advokat, PKPA Angkatan V Resmi Dimulai

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Kapolres Pesawaran Tekankan Disiplin dan Integritas Personel

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:15 WIB

Daerah | Lampung

Pemkot Metro Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Siber

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:14 WIB

Daerah | Lampung

Bupati Lampung Timur Ela Nuryamah Serap Aspirasi Petani Tembakau

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:13 WIB