BOJONEGORO – Rilis Publik – Semangat kuning menyala di Desa Tanjung, Tambakrejo. Partai Golkar Bojonegoro resmi menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) XI untuk Dapil 5 pada Sabtu (14/03/2026). Tidak sekadar rapat organisasi, agenda ini menjadi sinyal kuat bahwa “Mesin Beringin” mulai dipanaskan secara total menuju kemenangan besar.
Suasana Muscam kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momen suci. Kader tidak hanya bicara strategi politik, tetapi juga turun ke jalan melalui agenda Safari Ramadhan, pembagian takjil, hingga buka puasa bersama warga.
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H., menegaskan bahwa kekuatan utama partai terletak pada kedekatannya dengan akar rumput.
”Muscam ini bukan hanya seremoni. Ini adalah langkah awal memanaskan mesin politik. Kita tata struktur sampai ke tingkat paling bawah agar semua bergerak dalam satu barisan yang sama,” tegas Ahmad Supriyanto di hadapan ratusan kader yang antusias.
Optimisme tinggi ditiupkan kepada para kader di wilayah Ngraho, Ngasem, Ngambon, Purwosari, Tambakrejo, dan Margomulyo. Dengan soliditas yang terjaga, Golkar memasang target realistis namun menantang, 3 Kursi di Dapil 5.
”Semangat para tokoh kita harus menular ke Bapak/Ibu sekalian. Dengan kerja keras, kita optimistis target tiga kursi dapat kita raih,” tambahnya.
Dalam forum musyawarah tersebut, terpilih enam sosok nahkoda baru yang akan memimpin pergerakan Golkar di tingkat kecamatan:
* Salim Kecamatan Ngambon
* Tiyas Ningrum Kecamatan Tambakrejo.
* Emelia Susanti Kecamatan Ngasem
* Sudarman Kecamatan Margomulyo
* Zainal Abidin Kecamatan Purwosari.
* Iswayudi Kecamatan Ngraho
Rangkaian Muscam maraton ini akan mencapai puncaknya pada 18 Maret mendatang di Dapil 2. Acara penutupan tersebut diprediksi akan berlangsung meriah dengan rencana kehadiran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah.
Langkah awal yang terukur di Dapil 5 ini menjadi bukti bahwa Golkar Bojonegoro tidak ingin sekadar ikut berkompetisi, melainkan siap mendominasi dengan struktur yang lebih kokoh dan militan.
[Ahmad]









