BOJONEGORO —Rilispublik | Momentum Hari Kartini tahun ini dimaknai secara mendalam oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Golkar yang juga Ketua Kesatuan Perempuan Parta Golkar (KPPG) Jawa Timur, Hj. Mitro’atin, S.Pd., M.M., sebagai panggung keberpihakan terhadap inovasi masa depan. Bukan sekadar seremonial, srikandi politik dari Fraksi Golkar ini memilih turun langsung menemui Daffa Ardian Pratama (9), bocah jenius asal Desa Growok, Kecamatan Dander, yang viral berkat keahliannya di bidang elektronika dan robotika pada Rabu (21/04/2026).
Langkah Mitro’atin mencerminkan wajah “Kartini Masa Kini” yang progresif; ia memosisikan diri sebagai penyokong utama bagi bibit unggul daerah agar tidak layu sebelum berkembang. Di kediaman Daffa, Ketua KPPG Jawa Timur ini menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana jari-jemari mungil bocah sembilan tahun tersebut dengan tangkas membedah komponen laptop, menjelaskan fungsi sirkuit yang rumit dengan logika yang melampaui usianya.
”Bunda Mitro’atin,” sapaan akrabnya, tak henti mengungkapkan kekaguman. Baginya, fenomena Daffa adalah pengingat bahwa Bojonegoro memiliki aset intelektual yang luar biasa.
“Kepintaran ini adalah anugerah Allah yang harus kita jaga bersama. Tugas kita adalah memastikan bakat sehebat ini mendapatkan ruang untuk terus diasah,” tegas mantan Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya memperluas cakrawala sang bocah, Mitro’atin secara khusus mengundang Daffa untuk berkunjung ke Kantor DPRD Kabupaten Bojonegoro. Ia ingin Daffa mengenal lebih dekat dunia kepemimpinan dan pelayanan publik sejak dini.
Meski fokus pada teknologi, Mitro’atin menitipkan pesan penting mengenai keseimbangan karakter. Ia menekankan bahwa kecerdasan kognitif harus berjalan beriringan dengan nilai spiritual.
* Pesan Utama: Mengasah kemampuan akademik dan teknologi.
* Fondasi: Memperkuat ilmu agama dan akhlakul karimah.
* Visi: Mencetak generasi yang tidak hanya genius secara intelektual, tetapi juga religius dan rendah hati.
Ayah Daffa, Andik Sujianto, menyambut hangat dukungan ini. Menurutnya, perhatian dari tokoh publik seperti Mitro’atin adalah asupan moral yang sangat berarti bagi keluarga dalam mengarahkan potensi besar yang dimiliki putranya.
Kunjungan ini menjadi potret indah bagaimana semangat perjuangan Kartini terus bertransformasi. Jika dulu Kartini berjuang untuk akses pendidikan, kini sosok seperti Mitro’atin berjuang untuk memastikan hasil pendidikan tersebut,yakni anak-anak cerdas seperti Daffa,mendapatkan pengakuan dan bimbingan yang layak. Di tangan para perempuan yang peduli dan generasi muda yang inovatif, masa depan teknologi Bojonegoro kini tampak jauh lebih cerah.
[Ghozali]









