Bojonegoro – Rilispublik | Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 12 resmi dibuka di Balai Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dengan fokus utama penghijauan sebagai upaya mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
KKN-TK UNIGORO Tahun 2026 mengusung tema “Sustainable Forest, Sustainable Life: Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Hutan Selatan Bojonegoro.” Sementara itu, Kelompok 12 mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Desa Dukohkidul Menuju Desa yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan” sebagai landasan pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian di desa.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Dukohkidul Sulibianto beserta perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Karang Taruna, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Hanin Alya’ Labibah, serta seluruh mahasiswa peserta KKN-TK Kelompok 12.
Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan Hanin Alya’ Labibah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Dukohkidul yang telah menerima mahasiswa dengan baik. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dapat mendukung kelancaran seluruh program kerja yang telah disusun.
“Terima kasih kepada Pemerintah Desa Dukohkidul yang telah menerima mahasiswa kami dengan baik. Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh arahan dan dukungan dalam menjalankan program kerja. Sesuai tema KKN tahun ini, program utama yang akan dilaksanakan adalah penghijauan melalui penanaman pohon sebagai upaya penanggulangan kekeringan,” ujarnya.
Menurut Hanin, program penghijauan dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan di kawasan selatan Bojonegoro yang kerap menghadapi persoalan kekeringan saat musim kemarau. Penanaman pohon diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi alam.
Sementara itu, Kepala Desa Dukohkidul Sulibianto menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN-TK UNIGORO. Menurutnya, keberadaan mahasiswa tidak hanya menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
“Kami berterima kasih karena adik-adik mahasiswa bersedia berbagi ilmu dengan masyarakat. Kami juga berpesan agar tetap menjaga budaya dan kebiasaan yang ada demi terciptanya keharmonisan di lingkungan desa,” tuturnya.
Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN-TK, kegiatan pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh Kepala Desa Dukohkidul, Dosen Pembimbing Lapangan, serta perwakilan mahasiswa.
Melalui pelaksanaan KKN-TK ini, mahasiswa UNIGORO diharapkan mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, mengoptimalkan potensi Desa Dukohkidul, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan.
[Ghozali]










