KPK Tegaskan Jokowi Bersih di Kasus Kuota Haji, Publik: Hukum atau Etika yang Sedang Dibela?

- Editor

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis Publik – Jakarta // Penegasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak terlibat dalam dugaan korupsi kuota haji justru memantik kegelisahan baru di ruang publik. Di tengah proses hukum yang belum sepenuhnya terbuka, pernyataan itu dinilai lebih menyerupai vonis moral ketimbang kesimpulan yuridis.

Sejumlah kalangan oposisi menilai KPK seakan tergesa mengunci pintu pertanyaan, padahal kasus kuota haji bukan sekadar soal administrasi, melainkan soal kuasa, kebijakan, dan tanggung jawab etis seorang presiden yang memimpin selama dua periode. “Ketika hukum dipercepat untuk membebaskan, publik berhak curiga: ini penegakan hukum atau sekadar pengamanan kekuasaan?” ujar seorang pengamat politik.

Gaya klarifikasi KPK dinilai problematik karena tidak menjawab pertanyaan mendasar: sejauh mana presiden diperiksa dalam konteks kebijakan dan pengawasan? Dalam demokrasi, kritik menyebut, pemimpin tidak hanya diadili oleh pasal, tetapi juga oleh logika akal sehat dan etika publik.

Kasus kuota haji yang menyentuh sektor sensitif umat, anggaran negara, dan relasi internasional, membuat klaim “tidak terlibat” terdengar terlalu sederhana. Publik mempertanyakan, mungkinkah sebuah kebijakan besar berjalan tanpa jejak politik dari pucuk kekuasaan?

Kritik terhadap KPK pun mengeras. Lembaga yang dahulu digadang sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi kini dituding lebih sibuk merawat stabilitas narasi ketimbang membongkar kompleksitas fakta. “Jika hukum hanya berani menyentuh ranting dan takut pada batang, maka keadilan tinggal slogan,” kata pengamat tersebut.

KPK menyatakan tetap melanjutkan penanganan perkara sesuai prosedur. Namun bagi publik yang kian skeptis, penegasan tanpa transparansi hanya memperpanjang jarak antara hukum dan kepercayaan. Di titik ini, persoalannya bukan lagi sekadar siapa yang terlibat, melainkan apakah hukum masih berani menatap kekuasaan tanpa menunduk

Penegak Hukum sudah Jadi bola oligarki tidak berani menentukan Yuridis hukum yang independent. Fakta fakta yang ada banyak keterlibatan Mantan Presiden Ke 7 terlibat tapi hanya diam.

Serasa hukum bisa di permainkan oleh kalangan penguasa. Rakyat di jadikan sapi perah dan kerja rodi untuk menutupi fasilitas dan kemewahan pejabat pejabat penghianat rakyat, ( rbs)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis Berita! Kini Jurnalis Dituntut Paham Hukum, MHI Buka Sertifikasi Nasional C.ILJ Batch 6
Dari Ryan Jombang hingga Fredy Pratama, Jejak Helmy Santika Berbuah Komjen
Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat “Baginda Pemuka Bangsa”
Ketua DPW Gibran Center Lampung Hadiri Penganugerahan Gelar Adat kepada Hi. Ir. Joko Widodo di Kedatun Keagungan Lampung
Mimbar Hukum Indonesia Gelar Webinar Nasional Klinik RKAB Minerba 2026, Bahas Regulasi Terbaru dan Strategi Persetujuan RKAB
Mimbar Hukum Indonesia Kupas Rahasia Putusan Hakim soal Harta Gono-Gini, Ternyata Banyak Pihak Kalah Karena Hal Ini
Hukum Tanpa Hukuman: Menakar Urgensi Pemaafan Hakim dalam Sistem Peradilan
UIN RIL Terima Penghargaan Kampus Hijau Keagamaan Inklusif dari Wamendikdasmen RI

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:54 WIB

Bukan Sekadar Menulis Berita! Kini Jurnalis Dituntut Paham Hukum, MHI Buka Sertifikasi Nasional C.ILJ Batch 6

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:53 WIB

Dari Ryan Jombang hingga Fredy Pratama, Jejak Helmy Santika Berbuah Komjen

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:50 WIB

Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat “Baginda Pemuka Bangsa”

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28 WIB

Ketua DPW Gibran Center Lampung Hadiri Penganugerahan Gelar Adat kepada Hi. Ir. Joko Widodo di Kedatun Keagungan Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:11 WIB

Mimbar Hukum Indonesia Gelar Webinar Nasional Klinik RKAB Minerba 2026, Bahas Regulasi Terbaru dan Strategi Persetujuan RKAB

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Tubaba Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu

Rabu, 1 Jul 2026 - 19:17 WIB

Daerah | Lampung

Kapolres Lampung Timur Resmikan Bedah Rumah HUT Bhayangkara

Rabu, 1 Jul 2026 - 19:16 WIB

Daerah | Lampung

Polres Lampung Utara Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Jul 2026 - 19:15 WIB