Bandarlampung, Rilis Publik– Polda Lampung bersama seluruh jajaran Polres terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) meskipun di tengah suasana liburan. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat.
Pada pelaksanaan Jumat, 5 September 2025, jumlah distribusi mencapai 63 ton 370 kilogram. Tercatat Polres Lampung Timur menyalurkan 22 ton, Polres Mesuji 3 ton 200 kilogram, Polres Lampung Selatan 7 ton 760 kilogram, dan Polres Tanggamus 8 ton.
Selain itu, Polresta Bandar Lampung menyalurkan 2 ton, Polres Pesisir Barat 1 ton 100 kilogram, Polres Lampung Tengah 2 ton, Polres Way Kanan 2 ton, serta Polres Metro 1 ton 500 kilogram. Total distribusi terhitung signifikan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan serentak untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Kami ingin memastikan harga pangan tetap terjangkau di seluruh wilayah Lampung,” ujarnya.
Untuk hari berikutnya, Sabtu 6 September 2025, distribusi direncanakan sebanyak 54 ton 330 kilogram. Dari jumlah itu, Polres Lampung Selatan mendominasi dengan 20 ton 230 kilogram, diikuti Lampung Timur 17 ton, serta beberapa Polres lainnya.
Secara keseluruhan, hingga saat ini total distribusi Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Lampung dan jajaran telah mencapai 795 ton 280 kilogram atau sekitar 20 persen dari target.
Adapun Polres Lampung Timur mencatat pendistribusian tertinggi sebanyak 182 ton, disusul Lampung Selatan 118 ton 395 kilogram, serta Polres Tanggamus 79 ton 700 kilogram. Capaian ini menunjukkan konsistensi program di berbagai daerah.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga, terutama menjelang musim liburan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. GPM ini akan terus berlanjut secara terukur,” tegas Kombes Yuni.
Polda Lampung menilai bahwa program ini efektif membantu masyarakat, terutama dalam menekan gejolak harga pasar. “Masyarakat dapat membeli bahan pokok lebih murah, sehingga beban ekonomi berkurang,” tutupnya.









