Bojonegoro //Rilis Publik – Dalam rangka meningkatkan minat anak-anak mengkonsumsi sayuran, Perpustakaan Desa Mojodeso bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mojodeso, Creative Economy Center (CEC), PT. Plangi Jaya Indonesia, dan Media Humas Polri.com menggelar pelatihan pembuatan dawet berbahan sayuran.Kegiatan pelatihan ini merupakan implementasi dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
Rabu, 04/06/2025.
Diketahui Kegiatan Pelatihan dilaksanakan di Gedung Kesenian yang terletak disebelah Perpustakaan Desa Mojodeso dan diikuti sekitar 50 peserta, termasuk Mitra Kegiatan, Kepala Kelompok Bermain Mekar Sari, Guru, Siswa, Wali Murid, dan Petugas Perpustakaan.
Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Desa Mojodeso, Warsiman, SE, MM didampingi Ibu Ketua Tim Pengerak PKK Desa Mojodeso, Suhartik.
Kepala Desa Mojodeso, Warsiman SE, MM,saat membuka pelatihan berharap hasil kegiatan ini tidak hanya diterapkan di rumah tetapi juga dapat menambah penghasilan keluarga dengan penjualan dawet sayuran.
“Dengan adanya pelatihan ini, ilmu yang didapat tidak hanya diterapkan dirumah, akan tetapi juga bisa dijadikan penghasilan tambahan lewat penjualan dawet sayuran,terutama di event Pasar Mbegar.Kita juga harus menemukan nama yang pas untuk dawet sayuran (Bayam) , seperti dawet ilat Bajul (Lidah Buaya).” Terangnya.
Di kesempatan lain, Ahmad Ghuzali perwakilan dari PT. Plangi Jaya Indonesia menyampaikan bahwa rasa dawet sayuran ini digemari baik orang dewasa maupun anak kecil karena aroma sayuran tidak muncul dalam olahan dawet.
“Dawet dari sayuran (Bayam) ini rasanya enak, tekturnya lentur/lembut, sangat cocok untuk segala umur, baik orang tua dan anak anak. Baunyapun tidak muncul dalam olahan dawetnya,ini bisa jadi solusi terbaik bagi anak kecil yang tidak suka sayuran(Bayam).” Pungkasnya.
Kegiatan pelatihan ini terdiri dari dua tahap, yaitu praktek dari narasumber dan praktek dari perwakilan peserta pelatihan.
Selain pelatihan, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tebus murah minyak goreng branded dengan harga Rp.16.000. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Masyarakat Desa Mojodeso dapat meningkatkan Kreativitas dan Ekonomi melalui pembuatan dawet sayuran yang sehat dan lezat.
[Ahmad]









