Lampung Tengah | Rilis Publik – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mulai menyalurkan bantuan pangan bagi ratusan ribu keluarga penerima manfaat sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Pelepasan distribusi bantuan tersebut dilakukan langsung dari gudang Bulog di Kota Metro, Senin (30/3/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, secara resmi melepas penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng yang menyasar sebanyak 189.657 keluarga penerima manfaat di wilayah setempat.
Dalam keterangannya, I Komang Koheri menjelaskan bahwa setiap keluarga akan menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat bungkus minyak goreng.
“Hari ini kita bersama Bulog di Metro melepas penyaluran bantuan pangan untuk masyarakat Lampung Tengah. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya sekadar bantuan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya bagi masyarakat rentan.
“Bantuan ini kita harapkan benar-benar bermanfaat, khususnya bagi keluarga harapan dan masyarakat yang membutuhkan. Ini juga bagian dari upaya kita bersama dalam mengentaskan kesulitan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Menurutnya, periode setelah Hari Raya Idulfitri biasanya diikuti peningkatan kebutuhan rumah tangga, sehingga bantuan ini diharapkan dapat menjadi penopang bagi masyarakat, terutama kelompok desil 1 hingga desil 4.
Penyaluran bantuan pangan dilakukan melalui koordinasi dengan Bulog serta pihak terkait guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses distribusi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak, sekaligus mencegah potensi penyimpangan.
Dengan pelepasan tersebut, diharapkan bantuan pangan dapat segera diterima masyarakat dan menjadi solusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban hidup warga di Kabupaten Lampung Tengah.









