Lahat, Rilis Publik – Humas Polres Lahat melaporkan bahwa pada hari Minggu, 26 April 2026, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Taman Tepian Sungai Lematang, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Sebuah mobil jenis Toyota Calya berwarna putih dengan nomor polisi BG 1764 EH dilaporkan terjun ke aliran Sungai Lematang.
Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga yang sedang beraktivitas di lokasi wisata tepian sungai. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun pengemudi mengalami luka-luka ringan.
Diketahui, kendaraan tersebut milik Salim (57 tahun), warga Perumahan Tiara, Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat. Saat kejadian, ia bersama keluarganya sedang berolahraga pagi di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban memarkir kendaraannya di tepian Sungai Lematang dengan posisi bagian belakang mobil menghadap ke arah aliran sungai. Setelah selesai berolahraga, korban berniat pulang dan kembali menuju kendaraannya.
Namun nahas, saat hendak menyalakan mesin, korban diduga keliru memasukkan gigi ke posisi mundur. Akibatnya, ketika pedal gas diinjak, mobil justru melaju ke belakang dan langsung terjun ke dalam sungai.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka ringan di bagian kaki dan tangan kanan, serta sempat mengeluh pusing. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis segera di Klinik Mulo Santoyosef Lahat.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Lahat yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP, memeriksa kondisi korban, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK, MIK, menyampaikan bahwa proses evakuasi kendaraan berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara Sat Lantas Polres Lahat dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lahat. Kendaraan berhasil diangkat dari dalam sungai tanpa kendala berarti.
Pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif. Penanganan kasus ini juga telah dilaporkan kepada pimpinan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.
Kejadian ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan teliti, terutama saat memarkir kendaraan di area berdekatan dengan tepi sungai atau lokasi-lokasi yang berpotensi rawan kecelakaan.
(Johan Kr)









