Rilis publik //Muba – Camat Sungai Keruh, Henri, S.Pd., M.Si, bersama Kepala Desa Gajah Mati, arianto, melaksanakan kegiatan pembagian sebanyak 300 unit tempat sampah secara gratis kepada masyarakat Desa Gajah Mati Pada hari Selasa, 28 April 2026, .
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Desa Gajah Mati dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih tertib dalam pengelolaan sampah.
Kepala Desa Gajah Mati, Riyan, menyampaikan harapannya agar dengan adanya fasilitas tempat sampah tersebut, masyarakat dapat lebih terbiasa membuang sampah pada tempatnya, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.“Melalui program ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan desa yang lebih baik,” ujar Riyan.
Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan upaya pendukung lainnya, yaitu penyediaan petugas kebersihan serta armada pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), guna memastikan pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan dan optimal.Sementara itu, Camat Sungai Keruh, Henri, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan hasil koordinasi sebelumnya bersama pihak kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta UPTD terkait dalam upaya memaksimalkan pengelolaan kebersihan lingkungan di wilayah Kecamatan Sungai Keruh.
“Alhamdulillah, Pemerintah Desa Gajah Mati telah mengambil langkah konkret melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, sehingga diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujar Henri.Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Bupati Musi Banyuasin dalam peningkatan kualitas lingkungan dan kebersihan, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Keruh dan Desa Gajah Mati. Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat terwujud secara nyata.(Rpl)









