Tantangan Lahan Gambut, PT GMR Timbun Tanah Merah Jalur Batas KSO Agrinas – PT UTSROKAN HILIR

Kamis, 10 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis Publik– Manajemen PT Gunung Mas Raya (GMR) Sungai Rumbia Estate 2 terus berkomitmen menjaga kelancaran arus transportasi sektor perkebunan kelapa sawit di wilayah operasionalnya. Langkah nyata dilakukan melalui penimbunan dan pengerasan berkala pada titik-titik jalan poros utama penghubung antar blok.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur produksi yang menjadi urat nadi angkutan ini memiliki tantangan tersendiri karena kondisi dasarnya yang masih berupa tanah gambut. Karakteristik tanah gambut yang lunak dan mudah bergeser saat musim hujan membuat jalan poros ini sangat rentan amblas jika dilewati kendaraan dengan muatan berat secara terus-menerus.

 

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak perusahaan yang berada di bawah naungan PT Salim Ivomas Pratama Tbk melakukan pengerasan menggunakan material tanah merah berstruktur padat. Aktivitas penimbunan ini difokuskan pada area strategis kebun yang bersepadan langsung dengan areal eks-HGU PT Salim Ivomas Pratama Tbk (Kebun Rumbia 2). Areal perbatasan tersebut saat ini dikelola oleh PT Ujung Tanjung Sejahtera (UTS) melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Agrinas Palma Nusantara.

 

Perawatan infrastruktur di atas lahan gambut ini menjadi prioritas utama manajemen kebun untuk mencegah hambatan logistik. Dengan penimbunan tanah merah yang merata, efisiensi waktu angkut Tandan Buah Segar (TBS) menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dapat tetap terjaga, sekaligus meminimalisir risiko truk amblas atau terbalik yang dapat merugikan operasional perusahaan maupun karyawan panen.

 

Hingga saat ini, proses perataan material di jalur penghubung antar-estate dan batas wilayah KSO Agrinas–PT UTS tersebut masih terus dioptimalkan agar dapat segera dilalui kendaraan angkutan dengan aman dan normal sepenuhnya.

Berita Terkait

Jalur Dua Pasar Palakka Bone Berbenah, Wujud Perhatian Bupati Bone
Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara
Dugaan Pemukulan Siswa Oleh Pengurus Ponpes Baitus Salam Banyuwangi Berujung Laporan Polisi, Mediasi Dipersoalkan
Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan
Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:37

Tantangan Lahan Gambut, PT GMR Timbun Tanah Merah Jalur Batas KSO Agrinas – PT UTSROKAN HILIR

Rabu, 9 September 2026 - 09:05

Jalur Dua Pasar Palakka Bone Berbenah, Wujud Perhatian Bupati Bone

Selasa, 8 September 2026 - 13:19

Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara

Minggu, 6 September 2026 - 09:11

Dugaan Pemukulan Siswa Oleh Pengurus Ponpes Baitus Salam Banyuwangi Berujung Laporan Polisi, Mediasi Dipersoalkan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:07

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan

Berita Terbaru