Lahat, Rilis Publik — Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kondisi psikologis para siswa ditunjukkan oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H. Usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Lahat, Widia langsung menyempatkan diri mengunjungi SMP IT Al-Kautsar Lahat yang baru saja dilanda musibah kebakaran, pada Rabu (04/11).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus dukungan moril bagi pihak sekolah dan para siswa yang terdampak peristiwa kebakaran yang terjadi pada siang hari sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah ruangan sekolah hangus dilalap api dan menimbulkan kerusakan pada fasilitas pendidikan pada Selasa siang kemarin.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Lahat itu disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Di tengah suasana duka akibat musibah, kehadiran Widia menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak agar tidak kehilangan motivasi untuk terus belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Widia mengungkapkan bahwa dirinya memang memiliki kedekatan emosional dengan lingkungan pendidikan. Baginya, sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang untuk membangun masa depan dan merajut cita-cita generasi penerus bangsa.
“Saya dari dulu senang sekali mengunjungi sekolah-sekolah, baik TK, SD, SMP maupun SMA. Karena di sini kita selalu mengingat kenangan bagaimana kita dulu mengais ilmu,” ungkapnya.
Namun, menurut Widia, kunjungannya kali ini memiliki suasana yang berbeda. Ia datang bukan dalam agenda seremonial, melainkan untuk melihat langsung kondisi sekolah yang sedang menghadapi musibah.
“Tapi kedatangan kita kali ini berbeda. Hari ini kita datang melihat situasi sekolah yang sedang mengalami musibah. Semoga dengan adanya musibah ini ada keberkahan yang datang,” tuturnya.
Di hadapan para siswa, Widia juga memberikan pesan agar mereka tetap kuat, tidak larut dalam kesedihan, serta terus menjaga semangat menuntut ilmu meskipun kondisi sekolah sedang tidak baik-baik saja.
“Bagi anak-anak, teruslah semangat belajar, jadilah anak yang rajin. Walau saat ini sedang terkena musibah, kita harus selalu bersyukur dan tetap meningkatkan proses belajar kita. Saya doakan semua kalian yang ada di sini sukses dunia dan akhirat,” pesannya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa musibah yang menimpa lingkungan pendidikan tidak boleh memadamkan semangat belajar para siswa.
Di sisi lain, peristiwa kebakaran ini juga menjadi perhatian penting bagi pengelola sekolah untuk mengevaluasi keamanan instalasi listrik serta memastikan fasilitas pendidikan kembali dapat digunakan secara aman dan nyaman.
Sebab, yang harus dijaga bukan hanya bangunan sekolah, tetapi juga keberlangsungan proses pendidikan dan semangat anak-anak dalam meraih masa depan.
Johan Kr











