BOJONEGORO – Rilis publik | Denting halus komponen, panas solder yang mengepul, dan sorot mata penuh ambisi menyatu dalam satu ruang di Hall Suyitno Universitas Bojonegoro, Selasa (21/4/2026). Puluhan pelajar tampak tenggelam dalam dunia mereka sendiri,merangkai kabel, menanamkan logika, dan menghidupkan robot yang akan menjadi “petarung” di lintasan. Di tempat ini, bukan hanya robot yang dirakit, tetapi juga kepercayaan diri, ketekunan, dan mimpi tentang masa depan teknologi.
Atmosfer terasa tegang sekaligus menggetarkan. Setiap detik menjadi penting, setiap kesalahan sekecil apa pun bisa berarti kegagalan. Namun justru di situlah semangat mereka diuji. Robot line follower transporter yang mereka bangun akan segera dipacu dalam Unigoro Robotic Challenge 2026 pada Rabu (22/4/2026). Ini bukan sekadar lomba kecepatan, melainkan pertarungan ide, ketelitian, dan keberanian menaklukkan batas kemampuan diri.
Ketua Pelaksana, Faishal Ashari, menjelaskan bahwa kegiatan ini disusun dalam tahapan yang sistematis. Dimulai dari technical meeting pada 14 April 2026, dilanjutkan workshop dan perakitan pada 21 April 2026, hingga puncaknya pada race day 22 April 2026.
“Peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar dari dasar. Mereka dikenalkan pada sistem robot, baik dari sisi hardware maupun software, lalu langsung mempraktikkan perakitan hingga coding. Kami ingin mereka benar-benar memahami prosesnya,” ujarnya.
Sebanyak 19 tim dari Bojonegoro, Lamongan, Tuban, hingga Nganjuk turut ambil bagian. Kompetisi akan berlangsung dengan sistem gugur, dimulai dari babak 16 besar hingga delapan besar.
Penilaian difokuskan pada kecepatan dan ketepatan robot dalam memindahkan barang mengikuti lintasan yang telah ditentukan. Empat kategori juara diperebutkan, yakni juara satu, dua, tiga, dan harapan.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Unigoro Robotic Challenge 2026 menjadi ruang lahirnya inovator muda. Di tengah keterbatasan dan tantangan, para pelajar ini menunjukkan satu hal penting: masa depan teknologi tidak datang dengan sendirinya,ia diciptakan, dirakit, dan diperjuangkan sejak hari ini.
[Ghozali]









