TRAGEDI DI JIRAK JAYA: Bocah 10 Tahun Terpanggang Kebocoran Pipa Gas Pertamina

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUBA, Rilis Publik – Harum aroma ikan bakar yang diimpikan Celvin (10) berubah menjadi mimpi buruk yang menghanguskan masa kecilnya. Sebuah ledakan api akibat kebocoran pipa gas milik Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field (WTIP & SPU-2 Jirak) nyaris merenggut nyawa bocah malang tersebut di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Musi Banyuasin.

Kronologi: Petaka di Balik Kegembiraan

Kamis, 2 April 2026, seharusnya menjadi hari yang menyenangkan bagi Celvin. Bersama adik dan teman-temannya, ia pergi ke sawah untuk membantu membajak sekaligus mencari ikan. Kegembiraan memuncak saat tangkapan didapat. Dengan polosnya, mereka mengumpulkan ranting dan daun kering, berniat merayakan hasil tangkapan itu dengan api kecil.

Namun, maut mengintai di bawah tanah. Begitu pemantik api dinyalakan, “BLARR!”—udara yang ternyata sudah jenuh dengan gas bocor langsung tersulut. Api raksasa berkobar seketika, menelan tubuh kecil Celvin dalam sekejap mata.

Luka yang Mendalam

Akibat insiden mengerikan tersebut, Celvin menderita luka bakar serius yang menyayat hati. Tubuhnya kini menjadi saksi bisu kelalaian infrastruktur:

  • Wajah dan telinga yang melepuh hebat.

  • Kedua belah tangan yang kini terbalut perban.

  • Kedua kaki yang memerah ekstrem akibat sambaran hawa panas yang membara.


Investigasi Lapangan: Gas Beracun Masih Menghantui

Pantauan tim awak media di TKP pada 7 April 2026 menunjukkan pemandangan yang mencekam. Meski garis polisi (Police Line) dan papan imbauan baru saja dipasang, ancaman itu belum berakhir.

“Garis polisi dan papan larangan itu baru dipasang setelah Kevin terbakar,” ungkap Aria Mondi, adik korban dengan nada getir.

Di lokasi kejadian, pipa maut tersebut terpantau masih mengeluarkan gas. Gelembung-gelembung air terus muncul dari permukaan tanah, menandakan kebocoran aktif yang melepaskan gas beracun ke udara terbuka—seolah-olah menunggu korban berikutnya jika tidak segera ditangani secara permanen.

Kelalaian yang Terlambat Disadari

Fakta di lapangan mengungkap ironi pahit: langkah pengamanan baru dilakukan setelah ada darah dan luka yang tertumpah. Masyarakat kini menuntut pertanggungjawaban nyata dari pihak Pertamina EP atas sistem keamanan pipa yang melintasi lahan warga.

Dunia Celvin kini berubah dari sawah yang luas menjadi ruang perawatan yang sempit, sementara pipa-pipa itu masih mendesis di bawah tanah Jirak Jaya. (Rpl)

Berita Terkait

Kapolsek Rambang Hadiri dan Pimpin Pengamanan Sholat Istisqa di Ponpes Sabilul Huda, Memohon Hujan Akibat Kemarau Panjang  
Viral Pasien Diare dan Muntah di RSUD Sekayu, Humas Tegaskan IGD Tidak Menolak: Ruang Rawat Inap Penuh
Bupati OKU Timur Lantik Kepala Desa Terpilih Hasil PAW Desa Way Halom
Janji Bayar Hanya Angin Surga, Sumari Dengan KWIP Desak Polres OKU Selatan Proses Hukum
Sekda Syafaruddin Ikuti Rakor Karhutla, Muba Siagakan Posko 24 Jam dan Perkuat Komando Kecamatan
Lihat Kepulan Asap di Tengah Perjalanan, Bupati Muba Toha Tohet Langsung Turun Tinjau Lokasi Karhutla
Patroli Gabungan Cegah Karhutla, Pamatwil Polres Muara Enim dan Polsek Rambang Cek 13 Desa serta Wilayah Perkebunan
Meriahkan HUT RI ke-81, Wakapolres Lampung Utara Hadiri Colour Fun Genzi Aprozi Alam

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:28

Kapolsek Rambang Hadiri dan Pimpin Pengamanan Sholat Istisqa di Ponpes Sabilul Huda, Memohon Hujan Akibat Kemarau Panjang  

Kamis, 3 September 2026 - 10:53

Viral Pasien Diare dan Muntah di RSUD Sekayu, Humas Tegaskan IGD Tidak Menolak: Ruang Rawat Inap Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 06:24

Bupati OKU Timur Lantik Kepala Desa Terpilih Hasil PAW Desa Way Halom

Rabu, 2 September 2026 - 12:41

Janji Bayar Hanya Angin Surga, Sumari Dengan KWIP Desak Polres OKU Selatan Proses Hukum

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:29

Sekda Syafaruddin Ikuti Rakor Karhutla, Muba Siagakan Posko 24 Jam dan Perkuat Komando Kecamatan

Berita Terbaru

Nasional

Krisis Air Menggila, Warga Tagih Aksi Pemerintah

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:59