KKN Unigoro Kelompok 8 Hadirkan Peta Potensi dan Buku Sejarah, Dorong Desa Sumberbendo Berbasis Data dan Identitas Lokal

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Rilispublik | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 8 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menyerahkan dua produk akademik kepada Pemerintah Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, berupa Peta Potensi Desa dan Buku Sejarah Desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan kontribusi berbasis data sekaligus memperkuat dokumentasi identitas dan sejarah lokal.

Penyerahan dilakukan di Desa Sumberbendo dan dihadiri Kepala Desa Sumberbendo, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa KKN-T Kelompok 8 Unigoro.
Ketua Kelompok KKN 8 Unigoro, Surya Akbar Bimantara, menjelaskan bahwa Peta Potensi Desa disusun untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa mengenali berbagai aset serta keunggulan wilayah secara lebih sistematis.

Menurutnya, peta tersebut memuat sejumlah potensi desa, mulai dari sektor pertanian hingga potensi wisata budaya, termasuk Sendang Wedok dan Sendang Lanang.

“Peta potensi ini kami susun untuk membantu mengidentifikasi keunggulan wilayah Desa Sumberbendo, sedangkan buku sejarah dibuat agar rekam jejak dan cikal bakal desa ini tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar Surya.

Selain peta potensi, mahasiswa juga menyusun Buku Sejarah Desa Sumberbendo sebagai bentuk dokumentasi terhadap perjalanan dan perkembangan desa. Produk tersebut diharapkan tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Irma Manggar, S.H., M.H., memberikan apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa dalam menyelesaikan program kerja yang berorientasi pada data akademis dan kebudayaan lokal.

Menurutnya, keberadaan produk tersebut menunjukkan bahwa kegiatan KKN dapat diarahkan tidak sekadar pada aktivitas sosial jangka pendek, tetapi juga menghasilkan luaran yang memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbendo, Bapak Cipto, menyambut baik penyerahan kedua dokumen tersebut. Ia menilai Peta Potensi Desa dan Buku Sejarah Desa dapat menjadi pijakan tambahan bagi pemerintah desa dalam mengenali potensi wilayah, mendukung perencanaan pembangunan, sekaligus memperkenalkan identitas Desa Sumberbendo kepada masyarakat yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan Peta Potensi Desa secara resmi oleh Kepala Desa Sumberbendo dan Ketua Kelompok KKN, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Buku Sejarah Desa serta pemasangan papan peta secara permanen di lokasi strategis desa.

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa program KKN perguruan tinggi dapat menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah desa dalam menghasilkan pengetahuan yang aplikatif. Peta potensi berfungsi sebagai instrumen visual untuk mengenali aset wilayah, sementara buku sejarah menjadi media preservasi pengetahuan dan memori kolektif masyarakat.

Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN-T Kelompok 8 Unigoro di Desa Sumberbendo tidak berhenti pada pelaksanaan program selama masa pengabdian, tetapi diarahkan untuk meninggalkan luaran yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pemerintah serta masyarakat desa secara berkelanjutan.

[Ghozali]

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru