BOJONEGORO – Rilispublik | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 8 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menyerahkan dua produk akademik kepada Pemerintah Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, berupa Peta Potensi Desa dan Buku Sejarah Desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan kontribusi berbasis data sekaligus memperkuat dokumentasi identitas dan sejarah lokal.
Penyerahan dilakukan di Desa Sumberbendo dan dihadiri Kepala Desa Sumberbendo, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa KKN-T Kelompok 8 Unigoro.
Ketua Kelompok KKN 8 Unigoro, Surya Akbar Bimantara, menjelaskan bahwa Peta Potensi Desa disusun untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa mengenali berbagai aset serta keunggulan wilayah secara lebih sistematis.
Menurutnya, peta tersebut memuat sejumlah potensi desa, mulai dari sektor pertanian hingga potensi wisata budaya, termasuk Sendang Wedok dan Sendang Lanang.
“Peta potensi ini kami susun untuk membantu mengidentifikasi keunggulan wilayah Desa Sumberbendo, sedangkan buku sejarah dibuat agar rekam jejak dan cikal bakal desa ini tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar Surya.
Selain peta potensi, mahasiswa juga menyusun Buku Sejarah Desa Sumberbendo sebagai bentuk dokumentasi terhadap perjalanan dan perkembangan desa. Produk tersebut diharapkan tidak hanya menjadi arsip, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Irma Manggar, S.H., M.H., memberikan apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa dalam menyelesaikan program kerja yang berorientasi pada data akademis dan kebudayaan lokal.
Menurutnya, keberadaan produk tersebut menunjukkan bahwa kegiatan KKN dapat diarahkan tidak sekadar pada aktivitas sosial jangka pendek, tetapi juga menghasilkan luaran yang memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sumberbendo, Bapak Cipto, menyambut baik penyerahan kedua dokumen tersebut. Ia menilai Peta Potensi Desa dan Buku Sejarah Desa dapat menjadi pijakan tambahan bagi pemerintah desa dalam mengenali potensi wilayah, mendukung perencanaan pembangunan, sekaligus memperkenalkan identitas Desa Sumberbendo kepada masyarakat yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan Peta Potensi Desa secara resmi oleh Kepala Desa Sumberbendo dan Ketua Kelompok KKN, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Buku Sejarah Desa serta pemasangan papan peta secara permanen di lokasi strategis desa.
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa program KKN perguruan tinggi dapat menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah desa dalam menghasilkan pengetahuan yang aplikatif. Peta potensi berfungsi sebagai instrumen visual untuk mengenali aset wilayah, sementara buku sejarah menjadi media preservasi pengetahuan dan memori kolektif masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN-T Kelompok 8 Unigoro di Desa Sumberbendo tidak berhenti pada pelaksanaan program selama masa pengabdian, tetapi diarahkan untuk meninggalkan luaran yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pemerintah serta masyarakat desa secara berkelanjutan.
[Ghozali]











